Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 21 April 2026 | Stadion Kaharuddin Nasution di Rumbai menjadi saksi duel sengit pada Minggu, 19 April 2026, ketika PSPS Pekanbaru menurunkan kemenangan 4-2 atas Persekat Tegal dalam lanjutan kompetisi Liga 2 2025/2026. Pertandingan yang dijuluki sebagai “final tidak resmi” oleh pelatih Aji Santoso ini tidak hanya memberikan tiga poin krusial, tetapi juga menegaskan kemampuan ofensif tim tuan rumah, khususnya melalui hattrick Antonio Augusto Gamaroni.
Gol pembuka terjadi pada menit ke-18 lewat penyelesaian tajam Asir Aziz setelah menerima umpan silang dari Vieri Donny Ariyanto. Keunggulan 1-0 mengalir selama tiga belas menit sebelum Persekat Tegal memperkecil jarak melalui Sylvain Justin pada menit ke-27, menjadikan skor imbang 1-1. Namun, Gamaroni menjawab cepat pada menit ke-30 dengan tembakan keras yang tak terhalang kiper lawan, mengembalikan PSPS ke atas papan skor (2-1).
Babak pertama berakhir dengan keunggulan tipis 2-1 untuk PSPS, berkat dua gol pertama Gamaroni yang menandai awal dominasi serangan sayap kiri. Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat. Pada menit ke-52, Gamaroni menambahkan gol ketiganya setelah menerima umpan cut‑back dari Douglas Nonato, memperluas selisih menjadi 3-1. Tiga menit kemudian, pada menit ke-55, striker asal Brasil itu menuntaskan hattricknya lewat sundulan kepala setelah umpan silang Rafly Selang, menjadikan skor 4-1.
Persekat Tegal tidak menyerah begitu saja. Sylvain Justin kembali mencetak gol pada menit ke-58, memanfaatkan bola mati yang dioper oleh Pedro Miguel Serra. Gol terakhir ini menutup skor 4-2, namun tidak cukup mengubah hasil akhir.
Berikut rangkaian statistik pertandingan yang dirangkum dalam tabel:
| Tim | Gol | Tembakan | Penguasaan |
|---|---|---|---|
| PSPS Pekanbaru | 4 | 18 | 58% |
| Persekat Tegal | 2 | 12 | 42% |
Pelatih Aji Santoso menegaskan pentingnya kemenangan ini. “Pertandingan hari ini sangat penting. Jika kita kalah, dua laga berikutnya akan jauh lebih berat,” ujarnya usai laga berakhir. Ia juga memuji eksekusi taktik tim, khususnya kemampuan menembus pertahanan lawan melalui serangan sayap dan kerja sama antara penyerang serta gelandang kreatif.
Dengan tiga poin tambahan, PSPS Pekanbaru kini berada di posisi ketujuh klasemen sementara Liga 2 Grup 1 dengan 34 poin dari 25 laga, menyamai PSMS Medan. Pencapaian ini memastikan klub tetap bertahan di Liga 2 untuk musim depan dan membuka peluang ambisius menuju promosi ke Liga 1.
Di sisi lain, Persekat Tegal tetap berada di peringkat kesembilan dengan 26 poin, berjuang menghindari zona degradasi. Kekalahan ini menghentikan tren positif yang sempat mereka tunjukkan dalam dua laga sebelumnya, termasuk kemenangan 2-0 atas Sriwijaya FC.
Susunan pemain yang berperan penting dalam kemenangan PSPS antara lain: Erlangga Setyo Dwi (kiper), Muhammad Zidan, Misbakus Sholikin, Muhammad Reza Kusuma, Antonio Augusto Gamaroni, Asir Aziz, Alfin Tuasalamony (kapten), Rafly Selang, Vieri Donny Ariyanto, Douglas Nonato, dan Achmad Riyadi. Sementara Persekat menurunkan formasi dengan Lalu Muhammad Rizki di gawang, Sylvain Justin, Pedro Miguel Serra, dan rekan‑rekannya.
Keberhasilan Gamaroni mencetak hattrick menjadi sorotan utama. Ini merupakan hattrick pertama dalam kariernya bersama PSPS, sekaligus menegaskan peran krusialnya sebagai penyerang utama tim. Penampilan tersebut tidak hanya memperkuat posisi PSPS di klasemen, tetapi juga menambah kepercayaan diri tim menjelang sisa pertandingan musim ini.
Secara keseluruhan, laga ini menegaskan bahwa PSPS Pekanbaru mampu mengelola tekanan, mengeksekusi strategi, dan menghasilkan gol penting pada momen krusial. Dengan target lebih tinggi di musim mendatang, klub berharap dapat melanjutkan performa ini menuju promosi ke Liga 1.











