Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 18 Juni 2026 | Zidane Iqbal, pemain sepak bola berusia 23 tahun, telah membuat sejarah dengan menjadi pemain pertama keturunan Pakistan yang tampil di Piala Dunia. Iqbal, yang lahir di Manchester, Inggris, dari ayah Pakistan dan ibu Irak, memilih untuk mewakili Irak di ajang sepak bola internasional.
Iqbal pertama kali mengenal sepak bola saat bermain untuk akademi Manchester United. Ia kemudian bergabung dengan Utrecht FC di Eredivisie dan membuat 47 penampilan untuk tim senior. Pada tahun 2021, Iqbal menjadi pemain Irak pertama yang bermain untuk Manchester United, dan pada tahun 2022, ia membuat debut internasional penuh untuk Irak.
Penampilan Iqbal di Piala Dunia 2026 menandai momen bersejarah bagi Pakistan, yang belum pernah lolos ke putaran final Piala Dunia. Iqbal mengenakan bendera Irak di sepatu kirinya dan bendera Pakistan di sepatu kanannya, menunjukkan kebanggaannya terhadap warisan ganda.
Di luar sepak bola, Iqbal juga memiliki kisah inspiratif. Pemain sepak bola Yoane Wissa, yang bermain untuk DR Kongo, baru-baru ini mencetak gol pertama negaranya di Piala Dunia. Wissa hampir kehilangan penglihatannya setelah diserang asam pada tahun 2021, tetapi ia berhasil pulih dan melanjutkan karir sepak bolanya.
Kisah Iqbal dan Wissa menunjukkan bahwa sepak bola dapat mengatasi batasan dan menginspirasi orang-orang di seluruh dunia. Mereka berdua telah membuat sejarah di Piala Dunia 2026 dan akan terus menjadi sumber inspirasi bagi penggemar sepak bola di mana-mana.
Dalam kesimpulan, penampilan Zidane Iqbal di Piala Dunia 2026 menandai momen bersejarah bagi Pakistan dan komunitas sepak bola internasional. Iqbal dan Wissa telah menunjukkan bahwa dengan dedikasi dan ketekunan, seseorang dapat mencapai impian mereka dan membuat perbedaan di dunia sepak bola.











