Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 16 Juni 2026 | Pete Hegseth, Sekretaris Pertahanan AS, dan beberapa anggota kabinet Presiden Donald Trump lainnya telah menyuarakan keberatan mereka tentang kesepakatan nuklir Iran yang baru-baru ini diumumkan. Mereka khawatir bahwa Iran tidak serius dalam memenuhi komitmennya untuk tidak mengembangkan senjata nuklir.
Menurut sumber anonim dari Axios, CIA Director John Ratcliffe, Sekretaris Negara Marco Rubio, dan Sekretaris Perang Pete Hegseth telah menyatakan keraguan mereka tentang kesepakatan tersebut. Mereka percaya bahwa intelijen menunjukkan bahwa niat Iran tidak sejalan dengan komitmennya dalam kesepakatan.
Kesepakatan nuklir Iran ini adalah salah satu topik yang paling diperdebatkan dalam beberapa minggu terakhir. Presiden Trump telah mengumumkan bahwa kesepakatan tersebut telah mencapai tahap akhir, tetapi banyak pihak yang masih meragukan keseriusan Iran dalam memenuhi komitmennya.
Sementara itu, Pete Hegseth juga telah mengkonfirmasi bahwa sekitar 50.000 tentara AS akan tetap berada di Timur Tengah sampai kesepakatan nuklir Iran diselesaikan. Ini adalah langkah untuk memastikan bahwa Iran memenuhi komitmennya dan tidak mengembangkan senjata nuklir.
Di lain pihak, Presiden Trump juga telah mengadakan acara ulang tahun ke-80nya dengan menggelar pertarungan mixed martial arts di Gedung Putih. Acara ini dihadiri oleh banyak tokoh politik dan olahraga, termasuk Dana White, kepala Ultimate Fighting Championship.
Kesimpulan dari semua ini adalah bahwa kesepakatan nuklir Iran masih merupakan topik yang sangat diperdebatkan dan banyak pihak yang masih meragukan keseriusan Iran dalam memenuhi komitmennya. Pete Hegseth dan kabinet Trump akan terus memantau situasi ini dan memastikan bahwa Iran memenuhi komitmennya.











