Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 15 Juni 2026 | PT Kereta Api Indonesia (KAI) melaporkan bahwa KA Dharmawangsa telah melayani 180.784 pelanggan untuk rute Pasar Senen menuju Surabaya Pasarturi sepanjang Januari-Mei 2026. Jumlah ini meningkat 5,87 persen dibanding periode yang sama tahun 2025 sebanyak 170.760 pelanggan.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan bahwa KA Dharmawangsa memberikan pilihan perjalanan yang nyaman di lintas utara Jawa. Layanan ini menghubungkan banyak daerah penting dan mendukung mobilitas pelanggan untuk perjalanan keluarga, pekerjaan, pendidikan, maupun wisata.
KA Dharmawangsa melayani pelanggan dengan kelas Eksekutif dan Ekonomi New Generation Modifikasi. Pada kelas Eksekutif, rangkaian memiliki 50 tempat duduk dengan konfigurasi 2-2 searah perjalanan kereta api. Kursi dilengkapi sandaran yang dapat direbahkan, dapat diputar, sandaran tangan yang dapat disesuaikan, serta pijakan kaki untuk meningkatkan kenyamanan perjalanan jarak jauh.
Pada kelas Ekonomi, KA Dharmawangsa menggunakan rangkaian Ekonomi New Generation Modifikasi karya Balai Yasa Manggarai. Setiap kereta terdiri atas 72 kursi model captain seat dengan konfigurasi 2-2 searah perjalanan kereta api. Kursi dilengkapi sandaran yang dapat direbahkan, sandaran tangan, pendingin udara sentral, serta ruang perjalanan yang lebih nyaman dibandingkan ekonomi generasi lama.
Stasiun Pegaden Baru memiliki peran penting bagi masyarakat Kabupaten Subang. Stasiun yang berada di Pagaden ini menjadi akses utama layanan kereta api jarak jauh bagi warga Subang, daerah seluas 2.051,76 km² dengan jumlah penduduk 1.675.519 jiwa. Melalui Pegaden Baru, masyarakat Subang dapat bepergian langsung menuju Jakarta, Cirebon, Semarang, hingga Surabaya tanpa harus berangkat dari kota lain yang lebih jauh.
Subang memiliki posisi geografis yang khas karena membentang dari kawasan utara yang terhubung dengan Pantura dan Laut Jawa, wilayah tengah yang menjadi pusat pemerintahan dan aktivitas masyarakat, hingga kawasan selatan yang dikenal dengan dataran tinggi, perkebunan, dan wisata alam. Karakter wilayah tersebut membuat kebutuhan mobilitas masyarakat Subang beragam, mulai dari perjalanan kerja, pendidikan, keluarga, perdagangan, hingga wisata.
Dalam beberapa waktu terakhir, PT KAI juga melakukan peningkatan layanan di beberapa stasiun lainnya, termasuk Stasiun Gambir yang direncanakan akan menjadi stasiun nasional dalam dua tahun ke depan. Pembangunan Stasiun Gambir berawal dari gagasan pembangunan jalur kereta api di Batavia (Jakarta) yang mencuat tahun 1846.
Dengan peningkatan layanan dan pembangunan stasiun, diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan kemudahan bagi para penumpang kereta api, serta mendukung mobilitas masyarakat di lintas utara Jawa.
Kesimpulan, KA Dharmawangsa telah menjadi salah satu pilihan perjalanan yang nyaman di lintas utara Jawa, dengan Stasiun Pegaden Baru sebagai akses penting bagi masyarakat Subang. Dengan peningkatan layanan dan pembangunan stasiun, diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan kemudahan bagi para penumpang kereta api, serta mendukung mobilitas masyarakat di lintas utara Jawa.











