Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 14 Juni 2026 | Indonesia Open 2026 baru saja usai dan berdampak pada ranking dunia para pemain bulu tangkis. Sektor ganda putra Indonesia menjadi salah satu yang menarik untuk disorot karena beberapa pasangan memperoleh tambahan poin penting setelah tampil di kandang sendiri.
Dalam update peringkat BWF pada Selasa (9/6/2026), tidak semua ganda putra Indonesia mengalami pergerakan posisi setelah tampil di turnamen berlevel Super 1000 tersebut. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri tetap di peringkat dua dunia meski tersingkir di babak pertama Indonesia Open 2026 dengan total 90.853 poin.
Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani bertahan di posisi tujuh dunia, sementara Raymond Indra/Nikolaus Joaquin naik ke peringkat sepuluh setelah menembus final. Sebagian besar ganda putra Indonesia tidak mengalami perubahan peringkat, kecuali Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang naik signifikan ke posisi 109 dunia.
Perubahan itu tentu tak lepas dari performa mengesankan mereka di Indonesia Open 2026. Datang dengan status nonunggulan, mereka sukses melejit hingga final meskipun gagal mengamankan gelar juara. Pada partai pamungkas, mereka kalah dari Goh Sze Fei/Nur Izzuddin asal Malaysia dalam drama 3 game berdurasi 49 menit dengan skor 21-13, 18-21, dan 10-21.
Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat tidak mengalami perubahan peringkat setelah Indonesia Open 2026. Ganda putra yang belum lama dipasangkan itu tetap bertengger di peringkat 29 dunia dengan 41.949 total poin. Penampilan Rian/Rahmat sendiri memang terbilang buruk di Indonesia Open 2026. Mereka langsung angkat koper pada babak pertama setelah takluk dari unggulan kedelapan asal Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.
Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi juga tidak mengalami pergeseran peringkat setelah Indonesia Open 2026. Mereka tetap duduk di peringkat 37 dunia dengan jumlah poin 36.880. Di Indonesia Open 2026 sendiri, Devin/Faathir langsung tersingkir pada babak pertama. Mereka tunduk di hadapan Zhi Wei He/Huang Jui Hsuan asal Taiwan dengan skor 21-13, 17-21, dan 11-21 dalam durasi 45 menit.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menjadi ganda putra Indonesia dengan perubahan peringkat paling signifikan setelah Indonesia Open 2026. Ganda putra yang baru kembali dipasangkan itu naik 24 tingkat ke peringkat 109 dunia dengan 14.420 total poin. Meski perubahannya drastis, sejatinya laju mereka tidak begitu jauh di Indonesia Open 2026. Mereka bahkan langsung gugur pada babak pertama setelah kalah tipis 3 game dari Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan asal Taiwan dengan skor 16-21, 21-13, dan 19-21 dalam waktu 55 menit.
Cukup disayangkan tidak banyak ganda putra Indonesia yang mengalami kenaikan peringkat setelah Indonesia Open 2026. Mayoritas ganda putra Indonesia justru tertahan di posisi sebelumnya. Namun, ini tetap menjadi langkah awal yang baik bagi para pemain muda untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri untuk turnamen-turnamen besar di masa depan.
Kesimpulan dari update ranking BWF ini adalah bahwa ganda putra Indonesia masih memiliki potensi besar untuk berkembang dan meningkatkan peringkat dunia. Dengan terus berlatih dan berkompetisi, diharapkan mereka dapat memperoleh hasil yang lebih baik di turnamen-turnamen selanjutnya.











