Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 11 Juni 2026 | Pancasila, sebagai ideologi bangsa Indonesia, terus mengalami ujian di tengah arus perubahan yang pesat. Dewan Pakar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menekankan pentingnya mempertahankan nilai-nilai luhur Pancasila di tengah perubahan dunia yang terbelah karena perbedaan ideologi.
Peringatan Hari Lahir Pancasila yang baru saja berlangsung diharapkan tidak hanya menjadi ritual seremonial, melainkan juga menjadi momentum untuk mempertanyakan relevansi Pancasila di era modern. Pertanyaan ini penting karena ada yang mengatakan bahwa ideologi sudah mati, seperti yang dikemukakan oleh Daniel Bell dan Francis Fukuyama.
Kepala Kantor Pertanahan Kota Jambi, Bapak Ridho G. Ali, dalam peringatan Hari Lahir Pancasila, mengajak pegawai untuk memperkokoh persatuan dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam pelayanan pertanahan. Momentum ini juga diharapkan dapat memantik semangat untuk terus menelurkan karya-karya nyata demi mendukung visi Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan makmur.
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) juga mengingatkan masyarakat untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila di tengah potensi percepatan pembangunan dan masuknya investasi ke daerah. Penguatan karakter dan kualitas sumber daya manusia dinilai penting agar masyarakat lokal dapat menjadi pelaku utama pembangunan.
Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya membutuhkan kemajuan fisik, tetapi juga karakter masyarakat yang kuat. Ia juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi membawa berbagai pengaruh yang tidak selalu sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan.
Di Kabupaten Jembrana, Bali, BPIP mengajak masyarakat untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi menghadapi berbagai perubahan dan peluang pembangunan. Kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dihadiri oleh lebih dari 500 peserta, yang terdiri dari guru, pelajar, dan organisasi kemasyarakatan.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Dewan Pengarah BPIP, Wisnu Bawa Tenaya, menekankan pentingnya peran pendidikan dalam menyiapkan generasi muda menghadapi perubahan. Ia berharap anak-anak Jembrana dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas sekaligus berkarakter.
Kesimpulan dari berbagai peristiwa dan kegiatan yang terkait dengan Pancasila adalah bahwa ideologi ini masih sangat relevan di tengah arus perubahan. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.











