Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 20 April 2026 | Sabtu (18) malam di São Januário menyaksikan salah satu pertarungan paling menegangkan pekan ke-12 Brasileirão 2026, ketika Vasco da Gama berhasil membalikkan keadaan melawan São Paulo FC dengan skor akhir 2-1. Gol pembuka São Paulo datang lebih cepat, namun dua gol balasan dari Puma Rodríguez dan Andrés Gómez mengantarkan tim Cruz-Maltino meraih tiga poin penting.
Gol pertama São Paulo tercipta pada menit ke-10 setelah sebuah kekeliruan dari bek Vasco. Rafael, penjaga gawang Vasco, melakukan tendangan panjang yang tidak terkendali, memungkinkan Cuiabano mengarahkannya kembali ke arah lapangan. Bola kemudian diintersep oleh Calleri, yang dengan tenang menembus satu lawan sebelum mengirimkan tembakan ke sudut atas kiri gawang Léo Jardim. Penjaga gawang São Paulo, Léo Jardim, gagal menghalau bola, dan Luciano menambah skor menjadi 1-0.
Setelah gol tersebut, tempo pertandingan menurun. Vasco menguasai penguasaan bola, namun serangan-serangan mereka sering berakhir pada tendangan jauh atau peluang yang tidak terkonversi. Andrés Gómez hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-27, namun tembakannya meleset tepat ke tiang gawang.
Memasuki babak kedua, pelatih Renato Gaúcho melakukan dua pergantian strategis: masuknya penyerang Adson menggantikan Tchê Tchê, serta penambahan Puma Rodríguez. Pergantian ini terbukti krusial. Pada menit ke-43, setelah serangan balik dari sisi kiri, Adson menumpang rebote dan memberikan bola kepada Puma yang mengeksekusi tendangan penalti dengan tenang, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Setelah penyamaan, tekanan kembali menggelincir ke São Paulo, namun pertahanan mereka tak mampu menahan serangan terorganisir Vasco. Pada menit ke-86, setelah serangan silang dari sisi kanan, Andrés Gómez berhasil menegaskan keunggulan dengan tembakan keras ke sudut kanan bawah gawang. Gol itu mengukir kemenangan 2-1 bagi Vasco.
Hasil ini tidak hanya memberikan tiga poin, tetapi juga mengangkat Vasco ke posisi sembilan klasemen sementara dengan total 16 poin, sementara São Paulo tetap berada di urutan keempat dengan 20 poin. Perubahan posisi tabel dapat dilihat pada ringkasan berikut:
- Vasco da Gama – 16 poin – Posis 9
- São Paulo FC – 20 poin – Posis 4
- Botafogo – 18 poin – Posis 6
- Palmeiras – 22 poin – Posis 2
Setelah kemenangan ini, Renato Gaúcho memberikan pernyataan di ruang ganti, menegaskan bahwa timnya tidak seharusnya mengalami tekanan berlebih. “Tidak perlu kami menderita begitu keras. Saya mulai memahami rasa sakit para suporter Vasco. Kami bermain baik dan berhasil meraih tiga poin penting,” ujarnya. Ia juga menyoroti keputusan taktis pada jeda, menambahkan bahwa perubahan posisi pemain harus mampu menunjukkan mengapa mereka dipilih.
Di sisi lain, pelatih São Paulo masih harus mengevaluasi strategi defensifnya setelah menelan kekalahan pertama di kandang lawan. Luka pada pemain kunci, seperti Calleri yang terpaksa menjalani sesi rehabilitasi, menjadi perhatian tambahan.
Vasco kini menatap laga berikutnya di ajang Copa do Brasil, dimana mereka akan bertemu Paysandu pada Selasa (21) malam di Mangueirão. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Renato Gaúcho untuk menguji konsistensi performa timnya setelah kemenangan penting ini.
Kesimpulannya, kemenangan dramatis Vasco vs São Paulo menandai titik balik bagi tim Vasco yang sempat terpuruk di zona degradasi awal musim. Dengan taktik tepat, perubahan pemain yang bijak, serta semangat juang yang tinggi, Cruz-Maltino berhasil menegaskan diri sebagai pesaing serius dalam perebutan posisi tengah klasemen Brasileirão 2026.











