Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 10 Juni 2026 | Belakangan ini, Indonesia diguncang oleh berbagai fenomena cuaca ekstrem. Di daerah Dieng, Jawa Tengah, embun es atau bun upas mulai muncul, membawa suhu udara ke titik terdingin. Suhu di kawasan Dieng bahkan mencapai 0 derajat Celsius, membuat warga setempat merasakan udara yang sangat dingin.
Kepala UPT Dieng Banjarnegara, Wibi Satria N, menyatakan bahwa embun es mulai muncul di dataran tinggi Dieng sejak Minggu, 7 Juni 2026. Pagi hari itu, suhu di kawasan Dieng mencapai 2 derajat Celsius, kemudian turun menjadi 1 derajat Celsius pada Senin, dan bahkan mencapai 0 derajat Celsius pada pagi hari Selasa.
Meskipun embun es telah muncul, Wibi menyebut bahwa fenomena ini masih belum merata dan tidak terlalu tebal. Namun, kemungkinan besar embun es akan mulai merata di dataran tinggi Dieng pada pekan ini. Wibi juga membeberkan bahwa puncak Dieng diterpa angin pada malam hari, sehingga kemungkinan besar tidak akan muncul es.
Sementara itu, di wilayah lain, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, diguncang oleh gempa susulan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa susulan dengan magnitudo bervariasi terus mengguncang Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe. Fenomena ini terjadi setelah gempa utama dengan magnitudo 5,3 pada Senin malam sebelumnya.
BMKG juga menyatakan bahwa gempa susulan tersebut tidak memiliki potensi tsunami. Informasi terkini terus diperbarui seiring dengan kelengkapan data yang masuk. Sejak pukul 22.00 WIB pada Senin, wilayah Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, mengalami serangkaian gempa susulan.
Di Jakarta, cuaca juga cukup berawan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada Selasa, 9 Juni 2026. Seluruh wilayah ibu kota diprediksi berawan, dengan suhu udara Jakarta mencapai 28-35 derajat Celsius, dan tingkat kelembapan 37-75 persen.
Dalam beberapa hari terakhir, Indonesia memang diguncang oleh berbagai fenomena cuaca ekstrem. Mulai dari embun es di Dieng, gempa di Kepulauan Sangihe, hingga cuaca berawan di Jakarta. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti informasi terkini dari BMKG.
Kesimpulan, cuaca ekstrem yang melanda Indonesia belakangan ini memang cukup mengkhawatirkan. Namun, dengan informasi yang tepat dan cepat, masyarakat dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menghadapi cuaca ekstrem tersebut. Oleh karena itu, penting untuk selalu mengikuti informasi terkini dari BMKG dan tetap waspada dalam menghadapi cuaca ekstrem.









