BERITA

KRL Commuter Line: Meningkatkan Kapasitas dan Kenyamanan

×

KRL Commuter Line: Meningkatkan Kapasitas dan Kenyamanan

Share this article
KRL Commuter Line: Meningkatkan Kapasitas dan Kenyamanan
KRL Commuter Line: Meningkatkan Kapasitas dan Kenyamanan

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 08 Juni 2026 | KRL Commuter Line merupakan salah satu moda transportasi favorit masyarakat di Jabodetabek. Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan masyarakat terhadap layanan Commuter Line terus meningkat. Oleh karena itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan sedang bersiap melakukan upgrade fitur KRL Green Line atau lintas Tanah Abang-Rangkasbitung.

Langkah pertama yang akan dilakukan untuk perbaikan KRL Green Line adalah penguatan sistem Listrik Aliran Atas (LAA) pada lintas Tanah Abang-Rangkasbitung. Saat ini daya listrik pada lintas tersebut berada pada level 3.000 volt, sementara lintas Bogor dan Bekasi telah didukung daya sebesar 4.000 volt. Perbedaan kapasitas tersebut menyebabkan rangkaian dengan stamformasi 12 kereta belum dapat dioperasikan sehingga kapasitas angkut masih bertumpu pada rangkaian 8 dan 10 kereta.

Untuk mendukung peningkatan kapasitas layanan, KAI akan menambah 11 gardu traksi di lintas Tanah Abang-Rangkasbitung. Penguatan pasokan daya ini menjadi fondasi penting untuk mendukung operasional rangkaian 12 kereta. Dengan demikian, diharapkan kapasitas angkut KRL Commuter Line dapat meningkat dan memberikan kenyamanan lebih bagi para penumpang.

Selain itu, KAI juga melakukan pengadaan sarana KRL Jabodetabek dengan menggunakan Penyertaan Modal Negara (PMN) yang diterima pada 2024 dan 2025. Dana tersebut telah dan sedang digunakan untuk pengadaan sarana KRL Jabodetabek. Dengan demikian, diharapkan kualitas layanan KRL Commuter Line dapat meningkat dan memberikan kenyamanan lebih bagi para penumpang.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) juga resmi mengoperasikan Kereta Luar Biasa (KLB) sebagai bentuk uji coba penambahan frekuensi perjalanan LRT Jabodebek pada jam sibuk hari kerja. Kebijakan ini mulai diberlakukan sejak Senin, 8 Juni 2026 hingga Jumat, 12 Juni 2026 mendatang guna meningkatkan kenyamanan para pengguna satelit ibu kota.

Dalam skema uji coba ini, penambahan jadwal perjalanan difokuskan pada dua relasi utama menuju pusat kota saat pagi hari. Pada relasi Jatimulya menuju Dukuh Atas BSI, perjalanan tambahan dioperasikan pada pukul 07.14 WIB, tepat di antara jadwal reguler pukul 07.08 WIB dan 07.16 WIB. Sementara untuk relasi Harjamukti menuju Dukuh Atas BSI, kereta tambahan akan bersiap pada pukul 07.24 WIB, mengisi celah di antara jadwal reguler pukul 07.22 WIB dan 07.30 WIB.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menjelaskan bahwa pengoperasian KLB uji coba ini didasarkan pada hasil evaluasi pola pergerakan pengguna yang menunjukkan adanya lonjakan volume pergerakan masyarakat yang sangat tinggi pada rentang waktu pagi hari. Dengan demikian, diharapkan kenyamanan para penumpang dapat meningkat dan memberikan pelayanan yang lebih baik.

Kesimpulan, KRL Commuter Line merupakan salah satu moda transportasi favorit masyarakat di Jabodetabek. Dengan melakukan upgrade fitur KRL Green Line, pengadaan sarana KRL Jabodetabek, dan pengoperasian Kereta Luar Biasa, diharapkan kualitas layanan KRL Commuter Line dapat meningkat dan memberikan kenyamanan lebih bagi para penumpang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *