Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 19 April 2026 | Pertandingan pekan ke-33 Serie A 2025/2026 antara Napoli dan Lazio berlangsung pada Sabtu, 18 April 2026 di Stadio Diego Armando Maradona. Dengan dua gol cepat dari Matteo Cancellieri pada menit 6 dan Toma Basic pada menit 57, Lazio berhasil menumpas Partenopei 2-0. Kemenangan ini tidak hanya memberi tiga poin penuh bagi Biancocelesti, melainkan juga menorehkan rekor historis: tim pertama yang berhasil menang empat kali beruntun tandang melawan Napoli dalam satu era Serie A.
Gol pertama datang lewat serangan balik cepat. Setelah penguasaan bola Napoli berkurang, Kenneth Taylor menyalurkan umpan tarik kepada Cancellieri yang menaklukkan gawang Napoli dengan tendangan kaki kanan yang tepat. Cancellieri hampir menambah angka pada menit 57, namun tembakan pertamanya gagal. Toma Basic, yang berada di posisi tepat, mengeksekusi bola liar dengan tembakan keras ke sudut atas gawang, memperbesar keunggulan Lazio menjadi 2-0.
Kesempatan penalti hampir mengubah alur laga. Tijjani Noslin berhasil menembus lini pertahanan Napoli hingga masuk ke kotak penalti, namun sebuah dorongan dari Stanislav Lobotka memaksa wasit Luca Zufferli menunjuk titik putih. Mattia Zaccagni, yang ditunjuk sebagai algojo, gagal memanfaatkan peluang, sementara kapten tim Vanja Milinkovic‑Savic menutup peluang lawan dengan tegas.
Rekor empat kemenangan tandang Lazio atas Napoli menambah catatan historis klub. Dalam tiga musim sebelumnya, Lazio selalu menang tipis di kandang Napoli: 1-0 pada 2022/2023 (gol Matias Vecino), 2-1 pada 2023/2024 (gol Luis Alberto, Piotr Zielinski, Daichi Kamada), dan 1-0 pada 2024/2025 (gol Gustav Isaksen). Sebelum era ini, Lazio hanya mencatat 14 kemenangan dari 70 kunjungan ke Napoli, dengan mayoritas hasil berakhir kemenangan Napoli (34 kali) atau hasil imbang (22 kali).
Statistik historis lengkap dapat dilihat pada tabel berikut:
| Musim | Skor | Penjaring |
|---|---|---|
| 2022/2023 | 1-0 | Matias Vecino (67′) |
| 2023/2024 | 2-1 | Luis Alberto (19′), Daichi Kamada (52′) |
| 2024/2025 | 1-0 | Gustav Isaksen (78′) |
| 2025/2026 | 2-0 | Matteo Cancellieri (6′), Toma Basic (57′) |
Pelatih Napoli, Antonio Conte, mengakui penurunan performa timnya. Ia menyebut bahwa kualitas lini tengah menurun drastis setelah kekalahan melawan Parma pada pertandingan sebelumnya. “Kami menguasai bola hingga 70 persen namun tidak mampu menghasilkan tembakan tepat sasaran,” ujar Conte. Ia menambahkan bahwa tim akan berusaha bangkit pada pertandingan berikutnya melawan Cremonese.
Kekalahan ini juga memberi dampak pada perebutan gelar. Inter Milan, yang berada di puncak klasemen, kini memiliki jarak 12 poin lebih besar dari Napoli. Jika Napoli gagal mengumpulkan poin pada pekan ini, peluang Inter mengamankan Scudetto ke-21 semakin besar. Pada pertandingan selanjutnya, Napoli akan menjamu Cremonese di stadion yang sama, berusaha mengembalikan kepercayaan diri.
Selain implikasi liga, kemenangan Lazio memberikan motivasi bagi tim yang tengah bersaing di Coppa Italia. Lazio akan menghadapi Atalanta di semifinal, berharap melanjutkan performa impresif mereka di kompetisi domestik.
Dengan catatan baru ini, Lazio tidak hanya menambah koleksi trofi, namun juga menegaskan kemampuan taktis mereka dalam menaklukkan lawan berat di luar kandang. Bagi Napoli, pertandingan ini menjadi panggilan untuk evaluasi strategi, terutama dalam mengatasi serangan balik cepat yang menjadi senjata utama Lazio.











