Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 19 April 2026 | Pertandingan antara CF Monterrey dan Pachuca pada tanggal 15 Clausura 2026 menyuguhkan aksi menegangkan di Stadion BBVA Bancomer. Dengan hasil akhir 3-1 untuk kemenangan tuan rumah, Pachuca berhasil membalikkan keunggulan awal Monterrey dan menambah tekanan pada Rayados yang tengah berjuang mengamankan tempat di Liguilla.
Gol pembuka datang dari Lucas Ocampos (Monterrey) lewat eksekusi penalti pada menit ke-20 babak pertama. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Pada babak kedua, Robert Kenedy membuka keunggulan Pachuca pada menit ke-8 dengan tembakan kuat dari area besar yang menampar tiang kanan gawang Luis Cárdenas.
Selanjutnya, Alan Bautista menambah angka pada menit ke-27 setelah memanfaatkan peluang dari serangan balik, sementara Enner Valencia menutup skor pada menit ke-37, menyegel kemenangan 3-1 untuk Pachuca. Ketiga gol tersebut semuanya merupakan hasil kerja tim, menegaskan dominasi ofensif Pachuca di paruh kedua pertandingan.
Susunan pemain kedua tim menunjukkan strategi yang berbeda. Monterrey yang dilatih oleh Nicolás Sánchez menurunkan formasi 4-5-1 dengan Luis Cárdenas di gawang, lini belakang terdiri dari Ricardo Chávez, Stefan Medina, Carlos Salcedo, dan Luis Reyes. Di lini tengah, Fidel Ambriz, Oliver Torres, Luca Orellano, Jesús Corona, dan Lucas Ocampos mengisi peran, sementara Roberto De La Rosa menjadi penyerang tunggal.
Pachuca yang dipimpin Esteban Solari juga mengadopsi formasi 4-5-1. Penjaga gawang Carlos Moreno mengawal gawang, didukung oleh lini pertahanan Carlos Sánchez, Eduardo Bauermann, Sergio Barreto, dan Brian García. Di lini tengah, Christian Rivera, Víctor Guzmán, Robert Kenedy, Elías Montiel, dan Oussama Idrissi berperan, dengan Salomón Rondón sebagai penyerang utama.
- Monterrey (4-5-1): Luis Cárdenas; Ricardo Chávez, Stefan Medina, Carlos Salcedo, Luis Reyes; Fidel Ambriz, Oliver Torres, Luca Orellano, Jesús Corona, Lucas Ocampos; Roberto De La Rosa.
- Pachuca (4-5-1): Carlos Moreno; Carlos Sánchez, Eduardo Bauermann, Sergio Barreto, Brian García; Christian Rivera, Víctor Guzmán, Robert Kenedy, Elías Montiel, Oussama Idrissi; Salomón Rondón.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Pachuca di kedua babak. Mereka mencatat 13 tembakan, dengan 7 di antaranya tepat sasaran, sedangkan Monterrey hanya menghasilkan 8 tembakan, 3 di antaranya tepat. Penguasaan bola juga berpihak pada Pachuca dengan persentase 55% dibandingkan 45% Monterrey.
Pachuca kini berada di posisi ketiga klasemen dengan 28 poin (8 menang, 4 seri, 2 kalah), menempel rapat pada pemuncak klasemen. Sementara Monterrey terpuruk di posisi ke-13 dengan 15 poin (4 menang, 3 seri, 7 kalah), membuat harapan mereka untuk masuk Liguilla semakin tipis.
Berita selanjutnya mengungkapkan bahwa Monterrey akan menghadapi Puebla pada pertandingan berikutnya, sementara Pachuca akan melanjutkan perjuangannya melawan Tijuana di Stadion Caliente. Kedua laga tersebut menjadi kunci bagi masing-masing tim untuk memperbaiki posisi klasemen mereka menjelang akhir fase reguler.
Selain hasil pertandingan, sorotan khusus jatuh pada performa Enner Valencia yang menjadi pahlawan bagi Pachuca dengan gol penutupnya. Penyerang asal Ekuador ini menunjukkan insting gol yang tajam dan kemampuan mengeksekusi peluang dalam situasi krusial.
Para analis menilai bahwa kemenangan ini dapat menjadi momentum bagi Pachuca untuk terus menekan tim-tim besar lain dan mengokohkan diri di zona empat besar. Sementara bagi Monterrey, kekalahan ini menjadi peringatan keras untuk memperbaiki taktik defensif dan meningkatkan efisiensi serangan.
Dengan hanya tiga pertandingan tersisa di fase reguler, setiap poin menjadi sangat berharga. Monterrey harus berusaha mengakhiri musim dengan serangkaian kemenangan untuk tetap memiliki peluang masuk Liguilla, sedangkan Pachuca berambisi mempertahankan posisi teratas dan menyiapkan diri untuk babak playoff.











