BERITA

Pelatihan Komcad ASN Gelombang I Ditudup, 1.758 ASN Siap Jadi Pasukan Cadangan

×

Pelatihan Komcad ASN Gelombang I Ditudup, 1.758 ASN Siap Jadi Pasukan Cadangan

Share this article
Pelatihan Komcad ASN Gelombang I Ditudup, 1.758 ASN Siap Jadi Pasukan Cadangan
Pelatihan Komcad ASN Gelombang I Ditudup, 1.758 ASN Siap Jadi Pasukan Cadangan

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 06 Juni 2026 | Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menutup pendidikan latihan dasar militer (latsarmil) gelombang I yang diikuti 1.758 personel Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN), Jumat (5/6/2026). Penutupan itu digelar di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur bersama jajaran pejabat KemenPAN-RB dan Kementerian Pertahanan (Kemhan).

MenPAN-RB Rini Widyantini saat menjadi inspektur upacara pelatihan komcad mengatakan, "Pada hari ini, Jumat tanggal 5 Juni tahun 2026, pukul 08.30 Waktu Indonesia Bagian Barat, Pelatihan Dasar Kemiliteran Komponen Cadangan ASN Kementerian dan Lembaga Gelombang 1 Tahun 2026 dengan resmi saya nyatakan ditutup,"

Menurut Rini, setiap ASN mempunyai kewajiban mengikuti program pengembangan kompetensi minimal 20 jam pelajaran (JP) per tahun. Sedangkan untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) memiliki kewajiban 24 JP per tahun. Dengan mengikuti Latsarmil yang berlangsung selama 1,5 bulan, Rini memastikan para ASN Komcad telah memenuhi jam pelajaran minimal yang telah ditentukan.

Para ASN sebelumnya telah mengikuti pendidikan militer di beberapa satuan TNI di antaranya Pusat Pendidikan Kesehatan (Pusdikkes), Skadron Pendidikan (Skadik) 301, Pusat Bahasa TNI Angkatan Udara (Pusbahasa TNI AU), Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya, dan Pasukan Marinir (Pasmar) 1 Cilandak. Setelah menyelesaikan pendidikan militer, para ASN Komcad akan dikembalikan ke instansi masing-masing untuk kembali bertugas.

MenPAN-RB Rini Widyantini berharap setelah menjadi komcad, para ASN semakin bersemangat dalam menjalankan tugas negara dan pelayanan masyarakat di masing-masing instansi. Rini juga berharap para ASN tidak hanya mengharapkan peningkatan karir setelah menjadi Komcad, tapi juga memiliki jiwa nasionalisme tinggi, disiplin dan dapat diandalkan di instansi masing-masing.

Sebanyak 1.758 ASN telah selesai menjalankan pelatihan Latsarmil Komcad gelombang I. Mereka mengikuti pendidikan militer di beberapa satuan TNI di antaranya Pusat Pendidikan Kesehatan (Pusdikkes), Skadron Pendidikan (Skadik) 301, Pusat Bahasa TNI Angkatan Udara (Pusbahasa TNI AU), Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya, dan Pasukan Marinir (Pasmar) 1 Cilandak.

Selama satu setengah bulan, mereka mendapatkan banyak ilmu mulai dari pelatihan dasar militer seperti praktik menembak, simulasi operasi militer hingga materi secara teori di bidang nasionalisme dan kedisiplinan.

Menurut Rini, program latihan dasar militer (Latsarmil) komponen cadangan (Komcad) akan mempengaruhi jenjang karir para aparatur sipil negara (ASN) yang menjadi peserta latihan. "Ini (Latsarmil) tentunya akan dicatat sebagai salah satu bagian dari kompetensi yang bersangkutan dan tentu akan berbanding lurus dengan sistem karier yang bersangkutan," kata Rini.

Dengan demikian, para Komcad ASN semakin semangat bekerja untuk rakyat dan negara serta menjadi teladan bagi para ASN lain di instansi masing-masing.

Kesimpulan, Pelatihan Komcad ASN Gelombang I telah ditutup dan 1.758 ASN siap menjadi pasukan cadangan. Mereka telah mengikuti pendidikan militer di beberapa satuan TNI dan siap kembali bertugas di instansi masing-masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *