Ekonomi

Defisit APBN Mei 2026: Rp 180,4 Triliun, 0,70% dari PDB

×

Defisit APBN Mei 2026: Rp 180,4 Triliun, 0,70% dari PDB

Share this article
Defisit APBN Mei 2026: Rp 180,4 Triliun, 0,70% dari PDB
Defisit APBN Mei 2026: Rp 180,4 Triliun, 0,70% dari PDB

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 05 Juni 2026 | Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga Mei 2026 mencapai Rp 180,4 triliun atau setara 0,70% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan bahwa defisit ini masih berada di bawah target defisit APBN 2026 yang ditetapkan sebesar Rp 689,1 triliun atau 2,68% terhadap PDB.

Menurut Purbaya, realisasi APBN sampai Mei 2026 menunjukkan tren positif dan berada dalam koridor yang sangat aman. Keseimbangan primer APBN juga mencatat surplus sebesar Rp 58,6 triliun, yang menandakan bahwa total pendapatan negara lebih besar daripada belanja negara, termasuk di luar pembayaran bunga utang.

Pendapatan negara sampai Mei 2026 mencapai Rp 1.185 triliun, dengan pertumbuhan sebesar 19,1% secara tahunan. Sementara itu, belanja negara terealisasi sebesar Rp 1.365,4 triliun, dengan pertumbuhan sebesar 34,4% secara tahunan.

Purbaya juga menegaskan bahwa defisit APBN ini tidak perlu dikhawatirkan karena masih berada di bawah target yang ditetapkan. Ia juga menyatakan bahwa pemerintah akan terus mengawasi dan mengelola keuangan negara dengan baik untuk menjaga stabilitas ekonomi.

Defisit APBN ini disebabkan oleh selisih antara penerimaan negara dan belanja negara. Pemerintah berencana untuk meningkatkan pendapatan negara dan mengoptimalkan belanja negara untuk mencapai target defisit yang telah ditetapkan.

Dalam konferensi pers APBN KiTA edisi Juni 2026, Purbaya menyampaikan bahwa kinerja keuangan negara sepanjang lima bulan pertama tahun ini terus menunjukkan tren positif dan berada dalam koridor yang sangat aman. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus bekerja keras untuk meningkatkan pendapatan negara dan mengoptimalkan belanja negara.

Kesimpulan dari defisit APBN Mei 2026 ini adalah bahwa pemerintah masih berada di jalur yang tepat untuk mencapai target defisit yang telah ditetapkan. Dengan terus mengawasi dan mengelola keuangan negara dengan baik, pemerintah dapat menjaga stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *