Pendidikan

Pemerintah Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Alumni MagangHub

×

Pemerintah Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Alumni MagangHub

Share this article
Pemerintah Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Alumni MagangHub
Pemerintah Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Alumni MagangHub

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 02 Juni 2026 | Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan adanya pemberian fasilitas sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni peserta program Magang Nasional atau MagangHub. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi merupakan komponen penting bagi lulusan Program Magang Nasional, selain sertifikat kelulusan program magang yang telah dijalani peserta selama kurang lebih enam bulan.

Sertifikasi tersebut menjadi bukti pengakuan atas kompetensi yang dimiliki peserta, sehingga dapat meningkatkan daya saing mereka di dunia kerja. Sertifikasi kompetensi yang diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) difasilitasi secara gratis oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui balai-balai pelatihan vokasi yang tersebar di berbagai daerah.

Alumni Magang Nasional yang ingin memperoleh sertifikasi kompetensi BNSP harus melakukan pendaftaran secara daring dan memilih salah satu dari 15 skema sertifikasi yang tersedia sesuai bidang serta pengalaman kerja yang dimiliki selama mengikuti kegiatan magang. Setelah menyelesaikan proses pendaftaran, peserta akan mengikuti uji kompetensi secara tatap muka di 21 Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang berada dalam jaringan Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) Kemnaker.

Menurut Yassierli, sebanyak 21 UPTP tersebut terdiri atas enam Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP), yakni di Bandung, Bekasi, Makassar, Medan, Semarang, dan Serang. Selain itu, terdapat 15 Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), yaitu di Ambon, Banda Aceh, Bandung Barat, Bantaeng, Banyuwangi, Belitung, Kendari, Lombok Timur, Padang, Pangkep, Samarinda, Sidoarjo, Sorong, Surakarta, dan Ternate.

Yassierli menegaskan bahwa seluruh proses sertifikasi bagi alumni MagangHub tidak dipungut biaya dan diselenggarakan langsung di balai-balai pelatihan vokasi Kemnaker. Sertifikasi tersebut menjadi bukti valid atas keterampilan yang dikuasai sehingga memudahkan peserta untuk diserap oleh industri.

MagangHub 2026 terus diperluas dengan target menjangkau hingga 150 ribu peserta. Untuk memperkuat kualitas lulusan, proses penyelesaian program juga diintegrasikan dengan sertifikasi kompetensi. Menurut Yassierli, penting bagi lulusan MagangHub untuk memiliki sertifikasi kompetensi sebagai pengakuan formal atas keterampilan yang dimiliki, sekaligus memperkuat posisi mereka di pasar kerja.

Dalam jangka panjang, program tersebut berpotensi mendukung terciptanya tenaga kerja yang lebih profesional, produktif, dan siap menghadapi tuntutan dunia usaha yang terus berkembang. Kebijakan ini dapat memperkuat keterhubungan antara kebutuhan industri dan kompetensi sumber daya manusia, sekaligus meningkatkan peluang penyerapan tenaga kerja.

Program sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni MagangHub merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja di pasar kerja yang semakin kompetitif. Sertifikasi tidak hanya menjadi bukti penguasaan keterampilan yang telah diperoleh selama magang, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi lulusan saat memasuki dunia kerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *