Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 30 Mei 2026 | Saat ini, beberapa negara mulai memperbarui kebijakan visa mereka untuk memudahkan wisatawan asal Indonesia. Salah satu contoh adalah Korea Selatan, yang telah memberlakukan kebijakan bebas visa sementara bagi Warga Negara Indonesia (WNI) sejak 28 Mei 2026. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asing dan mendukung pemulihan sektor pariwisata.
Untuk memanfaatkan kebijakan bebas visa ini, wisatawan Indonesia harus bepergian dalam grup minimal tiga orang dan memiliki jadwal penerbangan dan itinerary yang sama selama berada di Korea Selatan. Seluruh proses pengajuan harus dilakukan melalui agen perjalanan resmi yang sudah ditunjuk atau bekerja sama dengan Kedutaan Besar Korea Selatan.
Wisatawan Indonesia hanya diperbolehkan tinggal maksimal 15 hari di Korea Selatan, dan kebijakan ini khusus diperuntukkan bagi kunjungan wisata. Pemerintah Korea Selatan juga menyebut aturan tersebut masih bersifat uji coba dan akan dievaluasi kembali setelah Desember 2026.
Sementara itu, di Kanada, banyak mahasiswa asal Cina yang mengalami kesulitan karena keterlambatan pengolahan visa. Mereka khawatir tidak bisa memulai internship mereka tepat waktu karena proses pengolahan visa yang lama.
Di New Zealand, pemerintah telah mengumumkan perubahan kebijakan visa untuk lulusan pasca-studi. Mereka akan memperkenalkan visa kerja jangka pendek untuk lulusan yang telah menyelesaikan studinya di New Zealand. Visa ini akan memberikan hak kerja terbuka selama enam bulan, memungkinkan lulusan untuk mencari pekerjaan dan beralih ke visa kerja lainnya.
Terakhir, tim nasional sepak bola Iran masih belum mendapatkan visa masuk ke Amerika Serikat untuk mengikuti Piala Dunia 2026. Mereka telah memindahkan latihan mereka ke Meksiko karena kesulitan dalam memperoleh visa.
Kesimpulan, kebijakan visa baru yang diterapkan oleh beberapa negara bertujuan untuk memudahkan wisatawan dan meningkatkan jumlah kunjungan. Namun, masih ada beberapa kesulitan yang dihadapi oleh wisatawan dan atlet, terutama dalam proses pengolahan visa.











