Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 29 Mei 2026 | Stan Lee, pendiri Marvel Comics, telah meninggal pada tahun 2018, tetapi teknologi AI kini memungkinkan dia untuk dihidupkan kembali. Perusahaan teknologi ElevenLabs telah mengumumkan kerja sama dengan Stan Lee Universe untuk menghadirkan suara dan kesamaan Stan Lee melalui teknologi AI.
ElevenLabs akan menggunakan rekaman profesional Stan Lee untuk menciptakan suara yang sama dengan aslinya. Suara ini akan digunakan untuk menceritakan buku-buku di aplikasi Eleven Reader dan akan tersedia di pasar Iconic Marketplace. Selain itu, ElevenLabs juga akan menambahkan dua filter musik yang terinspirasi dari komik, yaitu ‘Superhero Cinematic Swells’ dan ‘Retro Hero Fanfare’.
Penggunaan teknologi AI untuk menghidupkan kembali Stan Lee ini menuai reaksi yang beragam dari masyarakat. Beberapa orang menyambut baik inovasi ini, sementara yang lain menganggapnya sebagai tindakan yang tidak etis. Chaz Rainey, pengacara dan anggota dewan Stan Lee Universe, menyatakan bahwa Stan Lee selalu ingin bertemu dengan penggemarnya di mana pun mereka berada, dan kerja sama ini adalah cara untuk meneruskan keinginannya tersebut.
Stan Lee sendiri telah meninggalkan warisan yang luar biasa dalam dunia komik dan hiburan. Ia telah menciptakan karakter-karakter ikonik seperti Spider-Man, X-Men, Iron Man, dan Hulk, dan telah menjadi figur publik yang sangat disukai melalui penampilan kamennya di berbagai film Marvel.
Di lain pihak, PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara) juga membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk tahun akademik 2026/2027. PKN STAN menawarkan perkuliahan gratis dan kesempatan menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Keuangan.
Kesimpulan, penggunaan teknologi AI untuk menghidupkan kembali Stan Lee adalah contoh inovasi yang menarik dan menimbulkan perdebatan. Sementara itu, PKN STAN membuka kesempatan bagi calon mahasiswa untuk bergabung dan menjadi bagian dari lembaga pendidikan yang terkemuka.











