Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 27 Mei 2026 | Musim 2025/2026 telah berakhir, dan Juventus serta Milan tidak berhasil mendapatkan posisi di Liga Champions. Kegagalan ini disebabkan oleh performa buruk mereka melawan tim-tim di luar enam besar.
Menurut statistik, Milan hanya mengumpulkan 51 poin dari 84 poin yang mungkin melawan tim-tim di luar enam besar, sementara Juventus mengumpulkan 57 poin dari 84 poin yang mungkin. Kedua tim ini juga memiliki rekor yang buruk melawan tim-tim yang lebih lemah, dengan Milan kehilangan 33 poin potensial dan Juventus kehilangan 27 poin potensial.
Salah satu faktor yang berkontribusi pada kegagalan Juventus adalah kegagalan mereka dalam merekrut pemain yang tepat di musim panas. Mereka merekrut empat pemain baru, tetapi tidak satu pun dari mereka yang membuktikan diri sebagai pemain yang berpengaruh. Selain itu, keputusan untuk mempertahankan Igor Tudor sebagai pelatih juga dipertanyakan, karena dia tidak dapat membawa tim menuju kesuksesan.
Sementara itu, Milan juga memiliki masalah serupa. Mereka kehilangan banyak poin melawan tim-tim yang lebih lemah, dan performa mereka melawan tim-tim yang lebih kuat juga tidak konsisten. Mereka memiliki rekor yang baik melawan tim-tim di enam besar, tetapi tidak dapat mempertahankan momentum tersebut melawan tim-tim yang lebih lemah.
Dalam upaya untuk memperbaiki performa mereka, Milan saat ini sedang mencari seorang direktur olahraga baru. Mereka telah menghubungi beberapa kandidat, termasuk Fabio Paratici, yang saat ini bekerja di Fiorentina. Namun, masih belum jelas apakah Paratici akan bergabung dengan Milan atau tidak.
Dalam kesimpulan, kegagalan Juventus dan Milan di Liga Champions disebabkan oleh performa buruk mereka melawan tim-tim di luar enam besar. Mereka perlu memperbaiki strategi dan merekrut pemain yang tepat untuk meningkatkan performa mereka di musim depan.











