BERITA

Harga Minyak Dunia Turun Setelah Trump Membatalkan Rencana Serangan ke Iran

×

Harga Minyak Dunia Turun Setelah Trump Membatalkan Rencana Serangan ke Iran

Share this article
Harga Minyak Dunia Turun Setelah Trump Membatalkan Rencana Serangan ke Iran
Harga Minyak Dunia Turun Setelah Trump Membatalkan Rencana Serangan ke Iran

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 20 Mei 2026 | Harga minyak dunia mengalami penurunan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump membatalkan rencana serangan militer ke Iran. Harga minyak mentah Brent turun ke US$109 per barel setelah Trump mengumumkan keputusan untuk menunda rencana serangan militer terhadap Iran yang semula dijadwalkan pada hari Selasa. Penundaan tersebut dilakukan atas permintaan langsung dari para pemimpin negara Arab di kawasan Teluk.

Penurunan harga minyak ini terjadi setelah Trump mengumumkan keputusan untuk menunda rencana serangan militer terhadap Iran melalui platform media sosial Truth Social. Sebelum pengumuman tersebut keluar, pergerakan harga minyak sepanjang hari Senin sempat bergejolak hebat. Pasar energi global terus menunjukkan volatilitas tinggi sejak Iran menutup jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz sebagai bentuk balasan atas serangan udara AS dan Israel yang pecah sejak 28 Februari lalu.

Jalur sempit ini merupakan rute krusial yang dilewati oleh hampir seperlima pasokan minyak mentah dan gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) dunia. Arah pergerakan harga minyak mentah belakangan ini sangat sensitif terhadap sinyal kemajuan ataupun kebuntuan dari negosiasi damai untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Trump mengonfirmasi bahwa negosiasi serius tengah berjalan dan bahwa para pemimpin dari Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA) telah memintanya untuk menangguhkan operasi militer. Trump menyatakan dirinya mendapat laporan bahwa sebuah kesepakatan yang “sangat bisa diterima” oleh AS akan segera tercapai, dengan target utama memastikan tidak ada senjata nuklir bagi Iran.

Kendati demikian, Trump tetap memberikan peringatan keras. “Militer AS akan tetap bersiap untuk melakukan serangan berskala penuh dan besar-besaran terhadap Iran dalam sekejap, jika kesepakatan yang dapat diterima gagal tercapai,” tegas Trump.

Di Indonesia, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat melemah menjadi Rp17.679 pada Selasa, 19 Mei 2026. Harga minyak dunia jenis Brent dan West Texas Intermediate konsisten bertahan di atas 100 dolar per barel. Pertamina serta SPBU swasta tetap mempertahankan harga jual bahan bakar minyak yang berlaku sejak April 2026 lalu.

Rata-rata harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) April 2026 sebesar 117,31 dolar AS per barel. Angka ini naik 15,05 dolar AS dibandingkan Maret 2026 yang berada di level 102,26 dolar AS per barel.

Kenaikan harga minyak dipicu meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah. Perkembangan sepanjang April 2026 turut memberi tekanan terhadap pasar minyak global, mulai dari gejolak di Selat Hormuz, blokade pelabuhan Iran oleh Amerika Serikat, hingga serangan terhadap infrastruktur energi di kawasan Timur Tengah.

Kondisi tersebut meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap stabilitas pasokan energi global. Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi Tiongkok pada triwulan I 2026 yang mencapai 5 persen secara tahunan turut memberi sentimen positif terhadap permintaan minyak dunia.

Laode menambahkan harga minyak global masih berpotensi menghadapi tekanan akibat dinamika geopolitik. Namun terdapat sejumlah faktor yang diperkirakan dapat menahan kenaikan harga minyak. Faktor tersebut antara lain proyeksi penurunan permintaan minyak global pada triwulan II 2026 sebesar 5 juta barel per hari secara tahunan serta peluang terbukanya kembali jalur diplomasi damai antara Iran dan Amerika Serikat.

Kesimpulan, harga minyak dunia turun setelah Trump membatalkan rencana serangan ke Iran. Namun, harga minyak masih berpotensi mengalami fluktuasi akibat dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *