Religi

Sunnah Sebelum Sholat Idul Adha: Panduan Lengkap dan Keutamaannya

×

Sunnah Sebelum Sholat Idul Adha: Panduan Lengkap dan Keutamaannya

Share this article
Sunnah Sebelum Sholat Idul Adha: Panduan Lengkap dan Keutamaannya
Sunnah Sebelum Sholat Idul Adha: Panduan Lengkap dan Keutamaannya

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 26 Juni 2026 | Sholat sunnah sebelum Subuh atau dikenal sebagai sholat sunnah qabliyah Subuh merupakan salah satu ibadah yang dianjurkan bagi tiap muslim. Rasulullah SAW sangat menjaga sholat ini dan hampir tidak pernah meninggalkannya, baik saat berada di rumah maupun dalam perjalanan.

Dalam Kitab I’aanah ath-Thoolibin Juz II disebutkan bahwa ibadah tersebut memiliki banyak sebutan, yaitu salat sunnah Subuh, sunnah fajar, sunnah barod, sunnah wustho dan sunnah ghodat. Hukum sholat sunnah sebelum Subuh, dalam Buku Praktis Ibadah yang disusun Irwan dan Ahmad Jafar, adalah sunnah muakkadah.

Artinya, salat ini sangat dianjurkan untuk dikerjakan karena Rasulullah SAW selalu melaksanakannya. Dari Aisyah RA, beliau berkata, “Nabi SAW tidak pernah menjaga suatu sholat sunnah melebihi penjagaan beliau terhadap dua rakaat sebelum Subuh.” (HR Bukhari dan Muslim)

Niat dilakukan dalam hati ketika memulai sholat bersamaan dengan takbiratul ihram. Lafaz niat yang biasa dibaca adalah “Usholli sunnatash subhi rok’ataini qobliyatan mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala.” Artinya: “Sengaja aku sholat sunnah qobliyah Subuh dua rakaat karena Allah taala.”

Tata cara mengerjakan salat sunnah sebelum Subuh sama seperti salat sunnah lainnya. Waktu pelaksanaan sholat sunnah sebelum Subuh dimulai setelah masuk waktu Subuh hingga sebelum sholat Subuh fardu dilaksanakan.

Selain itu, terdapat satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan sebelum memasuki waktu Subuh, yaitu berbaring sejenak setelah melakukan dua rakaat qabliyah subuh, sebelum melakukan shalat subuh. Amalan berbaring ini dipraktikkan dengan posisi tubuh miring ke sebelah kanan, serupa dengan posisi jenazah saat hendak dikebumikan di dalam liang lahat.

Keutamaan amalan sunnah ini bahkan tetap bisa didapatkan dan boleh dikerjakan, sekalipun seseorang melewatkan ibadah shalat tahajud pada malam harinya. Dengan demikian, umat muslim dapat meningkatkan kualitas ibadah mereka dengan mengamalkan sunnah-sunnah yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Dalam menjalankan ibadah, penting untuk memahami dan mengamalkan sunnah-sunnah yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW. Dengan demikian, umat muslim dapat meningkatkan kualitas ibadah mereka dan mendapatkan keutamaan yang besar di sisi Allah SWT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *