Uncategorized

Inter Milan Raih Dua Gelar, Cristian Chivu Layak Dapat Nilai 10 dari 10

×

Inter Milan Raih Dua Gelar, Cristian Chivu Layak Dapat Nilai 10 dari 10

Share this article
Inter Milan Raih Dua Gelar, Cristian Chivu Layak Dapat Nilai 10 dari 10
Inter Milan Raih Dua Gelar, Cristian Chivu Layak Dapat Nilai 10 dari 10

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 15 Mei 2026 | Inter Milan berhasil meraih double winner pada musim 2025/26. Keberhasilan ini tak lepas dari tangan dingin Christian Chivu, yang sukses membawa La Beneamata tetap menakutkan sepanjang musim ini.

Terbaru, Inter sukses menjuarai Coppa Italia 2025/26, usai mengalahkan Lazio dalam laga final yang dihelat Kamis (14/5/2026) dini hari WIB. Torehan ini jadi spesial bagi Inter dan Chivu.

Untuk pertama kalinya sejak era Jose Mourinho pada 2010, Inter berhasil meraih double winner. Kala itu, Inter yang masih diperkuat Diego Milito, Samuel Eto'o, dan Wesley Sneijder, juga sukses menjadi juara Serie A dan Coppa Italia.

Namun, yang bikin beda dari torehan 2010, catatan Inter pada 2025/26 tak dihiasi gelar Liga Champions karena harus terhenti sejak play-off fase gugur.

Keberhasilan Inter meraih dua gelar musim ini juga jadi sebentuk penebusan dosa. Musim lalu, mereka sama sekali tidak meraih gelar, padahal sempat berpotensi merengkuh treble.

Musim ini, Inter berbenah. Dengan skuad yang tidak jauh berbeda dengan musim lalu, mereka mencoba meraih prestasi yang lebih tinggi dan berhasil menyabet double winner di level domestik.

Pemain Inter, Lautaro Martinez, tak segan memberikan pujian kepada Chivu atas kinerja impresifnya musim ini. Dia menyebut, pria Romania itu sudah mengembalikan mentalitas juara Inter dan membalikkan prediksi orang-orang yang sempat meragukannya.

"Kami memberi Chivu nilai 10 dari 10 karena sangat membantu kami dalam menemukan lagi performa terbaik di Inter Milan. Ke depan, rasa lapar akan gelar harus kami jaga," kata Martinez.

Inter Milan sukses menutup musim 2025/26 dengan trofi Coppa Italia usai menumbangkan Lazio 2-0 di partai final yang digelar di Stadion Olimpico, Roma.

Kemenangan pada 13 Mei 2026 itu terasa spesial. Bukan hanya karena Inter berhasil mengawinkan gelar Serie A dan Coppa Italia dalam satu musim, tetapi juga karena trofi tersebut menjadi Coppa Italia ke-10 sepanjang sejarah klub.

Gol bunuh diri Marusic pada menit ke-14 membuka jalan kemenangan Nerazzurri sebelum kapten tim, Lautaro Martinez, menggandakan keunggulan pada menit ke-35.

Inter tampil efektif, tenang, dan nyaris tak memberi ruang bagi Lazio untuk bangkit.

Musim ini pun menjadi penutup sempurna bagi era baru Inter di bawah pelatih Cristian Chivu. Mantan bek legendaris mereka sukses mengantar klub meraih domestic double, sebuah pencapaian yang sebelumnya hanya pernah diraih Inter pada 2006 dan 2010.

Tahun 2010 bahkan dikenang sebagai musim treble bersejarah di bawah Jose Mourinho.

Trofi Coppa Italia 2026 juga menambah panjang daftar kejayaan Inter di kompetisi tersebut. Sebelumnya, mereka sudah lebih dulu menjadi juara pada 1939, 1978, 1982, 2005, 2006, 2010, 2011, 2022, dan 2023.

Perjalanan panjang Inter di Coppa Italia sendiri dipenuhi laga-laga ikonik. Gelar pertama hadir pada 1939 ketika masih bernama Ambrosiana Inter.

Kala itu mereka mengalahkan Novara 2-1 di Roma lewat gol Ferraris II dan Annibale Frossi.

Setelah penantian panjang hampir empat dekade, Inter kembali berjaya pada 1978. Alessandro Altobelli menjadi sosok penting dalam kemenangan dramatis 2-1 atas Napoli di Olimpico.

Nama Altobelli kemudian menjelma menjadi legenda sejati Coppa Italia. Ia tercatat sebagai pencetak gol terbanyak Inter di ajang ini dengan 46 gol.

Bahkan secara keseluruhan, Altobelli memegang rekor top skor sepanjang sejarah Coppa Italia dengan koleksi 56 gol.

Sementara dalam urusan penampilan, legenda bertahan Giuseppe Bergomi menjadi pemain Inter dengan jumlah laga terbanyak di Coppa Italia, yakni 119 pertandingan.

Hanya Roberto Mancini yang mampu melampaui angka tersebut di level nasional dengan total 120 pertandingan.

Dengan demikian, Inter Milan telah menorehkan sejarah baru dalam Coppa Italia dan menegaskan dominasinya di sepak bola Italia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *