Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 14 Mei 2026 | Setelah proses Club Licensing Cycle 2025/2026, sebanyak 17 klub BRI Super League telah mengantongi lisensi klub profesional tingkat nasional. Hanya PSBS Biak yang gagal lolos lisensi. Sementara itu, delapan klub Championship juga mendapatkan lisensi Super League, termasuk tiga klub yang promosi, yaitu PSS Sleman, Adhyaksa FC, dan Garudayaksa FC.
Menurut Direktur Operasional I.League Asep Saputra, lisensi Super League ini semacam tiket yang bisa digunakan jika klub kasta kedua promosi. Artinya, untuk musim depan, sebanyak 18 klub di Super League termasuk tiga tim yang promosi sudah mengantongi lisensi bermain di kasta tertinggi.
PSMS Medan merupakan salah satu klub yang mendapatkan lisensi Super League. Klub ini siap bersaing di Liga Indonesia musim depan. Sementara itu, Adhyaksa FC juga telah mendapatkan lisensi Super League setelah promosi dari Championship. Klub ini juga siap untuk bersaing di Liga Indonesia musim depan.
Proses Club Licensing Cycle 2025/2026 melibatkan evaluasi menyeluruh terhadap lima aspek utama, yakni sporting, infrastructure, personnel and administrative, legal, serta financial. Dari 18 klub yang menjalani lisensi, ada 17 klub yang granted Super League. Satunya tidak adalah PSBS Biak.
Selain 17 klub di musim ini, terdapat delapan klub Championship yang mendapatkan lisensi Super League. Mereka adalah PSS Sleman, Adhyaksa FC, Garudayaksa FC, Persipura Jayapura, PS Barito Putera, Deltras FC, PSPS Pekanbaru, dan PSMS Medan. Mereka siap bersaing di Liga Indonesia musim depan.
Klub-klub Championship yang belum mengantongi lisensi sampai batas waktu yang ditentukan, yaitu 22 Mei, berpotensi akan memulai kompetisi dengan poin minus. Asep menyebut ada 11 klub Championship dalam kasus ini, tapi tidak termasuk PSBS karena mereka secara otomatis sudah mendapatkan lisensi bermain di kasta kedua.
Hal ini membuat klub Championship yang belum mengantongi lisensi harus berusaha keras untuk mendapatkan lisensi sebelum batas waktu yang ditentukan. Mereka harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan oleh I.League untuk mendapatkan lisensi Super League.
Di sisi lain, PSMS Medan dan Adhyaksa FC siap bersaing di Liga Indonesia musim depan. Mereka telah mendapatkan lisensi Super League dan siap untuk menghadapi klub-klub lainnya di Liga Indonesia.
Kesimpulan, proses Club Licensing Cycle 2025/2026 telah selesai dan 17 klub BRI Super League telah mengantongi lisensi klub profesional tingkat nasional. PSMS Medan dan Adhyaksa FC siap bersaing di Liga Indonesia musim depan setelah mendapatkan lisensi Super League.











