Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 10 Mei 2026 | Forum Rois Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jawa Timur mengusulkan pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama diselenggarakan di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri. Forum ini juga meminta agar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) segera melaksanakan rapat pleno sebelum pelaksanaan Munas dan Konbes.
Acara yang digelar di Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri, Jawa Timur, menghasilkan sejumlah rekomendasi penting kepada PBNU menjelang pelaksanaan Munas, Konbes, dan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Selain soal lokasi pelaksanaan Muktamar ke-35 NU, forum juga meminta kepada PBNU segera melaksanakan Musyawarah Nasional (Munas), Konferensi Besar (Konbes), dan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama secara baik, bersih, transparan, menjunjung tinggi etika dan kepatutan.
Forum juga meminta agar pengambilan keputusan dan kebijakan penting serta strategis menuju Muktamar, PBNU melibatkan para sesepuh dari unsur Mustasyar PBNU sebagai bentuk penghormatan terhadap kebijaksanaan ulama sepuh serta demi menjaga kearifan dalam setiap pengambilan keputusan.
Kegiatan tersebut dihadiri para kiai sepuh, pengasuh pesantren, serta jajaran pengurus NU dari berbagai wilayah. Hadir di antaranya KH Muhammad Anwar Manshur, KH Abdullah Kafabihi Mahrus, KH An'im Falahuddin, KH Athoillah Sholahuddin Anwar. Ada pula Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf, Amin Said Husni, KH Muadz Thohir, dan KH Muhibbul Aman.
Forum Rois Syuriyah PCNU se-Jatim berharap rekomendasi itu dapat menjadi perhatian bersama demi menjaga marwah organisasi, memperkuat persatuan jamiyyah, serta memastikan seluruh proses menuju Muktamar ke-35 berjalan dengan penuh hikmah, musyawarah, dan tanggung jawab keorganisasian.
Dalam kesimpulan, Forum Ketua PWNU meminta Rais Aam dan Ketum PBNU untuk segera menggelar Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama pada Juli 2026. Muktamar ini akan menjadi ajang penting bagi Nahdlatul Ulama untuk memilih ketua baru dan menentukan arah kebijakan organisasi ke depan.











