Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 17 April 2026 | Senin, 20 April 2026, Banten International Stadium menjadi saksi pertarungan sengit antara pemuncak klasemen sementara, Persib Bandung, dengan tim yang tengah berada di urutan kedelapan, Dewa United. Pertandingan pekan ke-28 Super League 2025/2026 ini menjadi sorotan utama karena keduanya mengincar tiga poin penting untuk memperkuat posisi mereka masing-masing di puncak klasemen.
Persib datang dengan catatan impresif, mengumpulkan 64 poin dan memimpin klasemen dengan selisih empat angka dari Borneo FC Samarinda. Pelatih Bojan Hodak menegaskan bahwa setiap laga harus diperlakukan seperti final. “Kami harus bermain sebagai sebuah tim, seolah-olah ini adalah pertandingan terakhir dalam sebuah turnamen,” ujar Hodak dalam konferensi pers pra-pertandingan. Ia menambahkan bahwa fokus dan disiplin taktik menjadi kunci utama untuk menahan serangan Dewa United yang sedang berada dalam kondisi “on fire”.
Di sisi lain, Dewa United menampilkan tren positif setelah meraih dua kemenangan beruntun melawan PSIM Yogyakarta dan Malut United FC. Jan Olde Riekerink, pelatih Dewa United, menilai timnya memiliki kedalaman skuad yang cukup mengesankan, meskipun saat ini berada di papan tengah klasemen. “Kami memiliki banyak pemain berkualitas, namun jadwal kompetisi Asia yang padat menjadi tantangan tersendiri,” katanya.
Kekuatan Persib yang Perlu Diperhatikan
- Andrew Jung – Penyerang asal Perancis yang kembali bugar setelah tiga laga absen karena cedera. Meskipun pelatih Hodak memilih tidak menurunkan Jung pada laga melawan Bali United sebelumnya untuk menghindari risiko, ia siap memberi dampak pada laga ini dengan statistik 10 gol musim ini.
- Ramon Tanque – Penyerang yang terus menambah pundi gol dengan 8 gol, menjadi alternatif yang efektif bila Jung tidak dapat bermain maksimal.
- Sergio Castel – Penyerang asal Spanyol yang belum mencetak gol, namun menunjukkan kontribusi positif dalam pergerakan dan assist.
- Eliano Reijnders – Bek kiri yang menjadi bahan eksperimen taktik Hodak, diharapkan memberikan kestabilan pada lini belakang melawan serangan Dewa United.
Ancaman Dewa United
- Alex Martins – Penyerang utama dengan 14 gol, menjadi ancaman utama di kotak penalti.
- Alexis Messidoro – Gelandang asal Argentina yang memiliki visi bermain dan distribusi bola akurat, mampu mengatur tempo permainan.
- Ricky Kambuaya – Pengalaman internasionalnya bersama Timnas Indonesia menambah kualitas lini tengah Dewa United.
Strategi Hodak menekankan pertahanan kolektif, khususnya melalui peran Eliano Reijnders yang akan memperkuat sisi kiri pertahanan. Di lini tengah, Bojan menaruh kepercayaan pada kombinasi antara Gianluca Iannucci dan Fernando Barba untuk menahan kreativitas Messidoro. Sementara itu, serangan Persib diharapkan mengandalkan kecepatan Ramon Tanque dan ketajaman Andrew Jung di area penalti.
Menurut data internal tim, Persib mencatat rata-rata penguasaan bola 58% selama lima laga terakhir, dengan akurasi tembakan mencapai 67%. Dewa United, meski berada di posisi kedelapan, menunjukkan peningkatan signifikan dalam serangan balik, terutama melalui pergerakan cepat Alex Martins yang mencatat 0,78 gol per pertandingan pada dua laga terakhir.
Selain faktor taktis, kondisi fisik menjadi pertimbangan penting. Jadwal padat Liga Super dan partisipasi Dewa United di kompetisi AFC mengakibatkan kelelahan pada beberapa pemain inti. Bojan Hodak menyebutkan bahwa pemulihan pemain menjadi prioritas, namun ia tetap optimis bahwa skuad Persib memiliki kedalaman yang cukup untuk mengatasi beban tersebut.
Penonton yang diperkirakan mencapai 30.000 orang di Banten International Stadium akan menyaksikan duel yang diprediksi sangat ketat. Kedua tim sama-sama menekankan pentingnya mental juara, dengan Persib ingin memperlebar jarak dengan pesaing di puncak, sementara Dewa United berusaha mengukir kejutan dan melompat ke zona gelar.
Jika Persib berhasil menambah tiga poin, mereka akan memperkuat kepemimpinan dengan selisih enam poin, menjadikan tekanan pada Borneo FC Samarinda semakin besar. Sebaliknya, kemenangan Dewa United akan mengangkat mereka ke posisi kelima, menambah tekanan pada tim-tim papan atas lainnya.
Dengan segala faktor yang terlibat – kebugaran pemain kunci, taktik pelatih, dan tekanan klasemen – pertandingan ini diprediksi akan menjadi salah satu laga paling menegangkan di sisa tujuh pekan Super League 2025/2026.
Hasil akhir pertandingan akan sangat menentukan arah perburuan gelar musim ini. Persib harus mengoptimalkan keunggulan mereka di lini serang, sementara Dewa United harus memanfaatkan momentum positif dan menahan tekanan fisik untuk mengganggu dominasi Maung Bandung.











