Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 08 Mei 2026 | Dalam upaya meningkatkan daya saing dan efisiensi, Danantara Indonesia mempercepat transformasi digital di seluruh ekosistem BUMN. Chief Technology Officer (CTO) Danantara, Sigit Puji Santosa, memimpin Rapat Koordinasi Transformasi Digital BUMN yang dihadiri oleh sekitar 60 perusahaan holding utama BUMN di Jakarta.
Transformasi digital yang didorong Danantara mencakup penguatan yang menyeluruh pada model bisnis, pengalaman pelanggan, model operasi, infrastruktur teknologi, serta governansi dan pemanfaatan data. Dengan pendekatan yang lebih komprehensif dan terintegrasi, Danantara Indonesia ingin memastikan bahwa transformasi digital tidak akan berhenti pada level perencanaan, tetapi menghasilkan perbaikan kinerja nyata di masing-masing BUMN.
Keberadaan BPI Danantara dinilai bisa memperkuat konsolidasi dan efisiensi pengelolaan BUMN agar lebih produktif, terintegrasi, dan berdaya saing. Sejumlah ekonom menilai langkah ini membuka ruang perbaikan tata kelola sekaligus memperkuat peran BUMN sebagai penggerak investasi nasional.
Penyederhanaan struktur usaha dapat memperkuat fokus bisnis. Dengan aset gabungan yang mencapai Rp1.650 triliun, Danantara memiliki kekuatan finansial yang setara dengan hampir separuh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Potensi besar tersebut dapat diarahkan untuk memperkuat nilai tambah ekonomi melalui konsolidasi aset dan investasi BUMN.
Ekonom Senior Bright Institute, Awalil Rizky, menambahkan bahwa keberhasilan penguatan lembaga ini akan sangat bergantung pada konsistensi kebijakan dan keterbukaan informasi kepada publik. Menurutnya, transparansi menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan investor dan masyarakat.
Dalam upaya meningkatkan daya saing dan efisiensi, Danantara Indonesia mempercepat transformasi digital di seluruh ekosistem BUMN. Dengan demikian, diharapkan BUMN dapat meningkatkan kinerjanya dan berkontribusi lebih besar pada perekonomian nasional.
Kesimpulan dari upaya transformasi digital Danantara ini adalah bahwa dengan pendekatan yang komprehensif dan terintegrasi, BUMN dapat meningkatkan daya saing dan efisiensinya, sehingga dapat berkontribusi lebih besar pada perekonomian nasional.











