OLAHRAGA

Jadwal Baru Drawing Piala Asia 2027: Indonesia Masuk Pot 4, Siap Hadapi Lawan Berat Seperti Jepang dan Iran

×

Jadwal Baru Drawing Piala Asia 2027: Indonesia Masuk Pot 4, Siap Hadapi Lawan Berat Seperti Jepang dan Iran

Share this article
Jadwal Baru Drawing Piala Asia 2027: Indonesia Masuk Pot 4, Siap Hadapi Lawan Berat Seperti Jepang dan Iran
Jadwal Baru Drawing Piala Asia 2027: Indonesia Masuk Pot 4, Siap Hadapi Lawan Berat Seperti Jepang dan Iran

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 17 April 2026 | Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi mengumumkan perubahan jadwal undian grup Piala Asia 2027. Acara penting ini kini dijadwalkan pada 9 Mei 2026 di Riyadh, Arab Saudi, tepatnya di kawasan bersejarah At‑Turaif District, sebuah situs Warisan Dunia UNESCO. Penyesuaian waktu ini dilakukan untuk memastikan seluruh delegasi dapat hadir secara optimal.

Piala Asia 2027 akan menjadi edisi pertama yang digelar di Arab Saudi, dengan pertandingan dijadwalkan mulai 7 Januari hingga 5 Februari 2027 di tiga kota utama: Riyadh, Jeddah, dan Al‑Khobar. Total 24 tim nasional akan bersaing dalam enam grup, masing‑masing berisi empat tim, untuk meraih tiket ke fase knockout.

Timnas Indonesia, yang dikenal sebagai Skuad Garuda, akan masuk ke Pot 4 dalam proses drawing. Pot 4 terdiri dari Timnas Kirgistan (peringkat FIFA 107), Timnas Korea Utara (118), Timnas Kuwait (134), Timnas Singapura (147), serta pemenang play‑off antara Lebanon dan Yaman. Dengan peringkat FIFA saat ini berada pada posisi 122 dunia, Indonesia berada di kelompok terendah potensi, yang berarti kemungkinan besar akan berhadapan dengan tim‑tim dari tiga pot di atasnya.

Berikut adalah susunan pot sementara berdasarkan peringkat FIFA April 2026:

Pot Tim
Pot 1 Arab Saudi (tuan rumah, 61), Jepang (18), Iran (21), Korea Selatan (25), Australia (27), Uzbekistan (50)
Pot 2 Qatar (55), Irak (57), Yordania (63), Uni Emirat Arab (68), Oman (79), Suriah (84)
Pot 3 Bahrain (91), Thailand (93), China (94), Palestina (95), Vietnam (99), Tajikistan (103)
Pot 4 Kirgistan (107), Korea Utara (118), Indonesia (122), Kuwait (134), Singapura (147), Lebanon/Yaman (pemenang play‑off)

Posisi Indonesia di Pot 4 membuka skenario grup yang cukup menantang. Dalam skenario terburuk, Timnas Indonesia dapat tergabung dalam grup yang mencakup satu tim dari Pot 1, satu atau dua tim dari Pot 3, serta satu tim dari Pot 4 lainnya. Contohnya, Indonesia berpotensi berhadapan dengan Jepang atau Iran dari Pot 1, serta Thailand atau Vietnam dari Pot 3. Kombinasi ini menciptakan “grup neraka” yang menuntut persiapan matang dari skuad Garuda.

Selain potensi lawan berat, Indonesia juga harus memperhatikan proses kualifikasi terakhir. Dari 24 slot, 23 tim telah memastikan tempatnya di putaran final. Slot ke‑24 akan diperebutkan pada 4 Juni 2026 melalui laga play‑off antara Lebanon dan Yaman. Pemenang laga tersebut akan melengkapi daftar tim di Pot 4 bersama Indonesia.

Pelatih Timnas Indonesia, Jay Idzes, menyatakan kesiapan mental dan taktik tim menjelang drawing. “Kami menyadari tantangan besar yang akan datang, namun kami percaya pada kemampuan pemain muda kami. Kami akan memanfaatkan fase persiapan ini untuk mengasah strategi melawan tim‑tim kuat,” ujarnya dalam konferensi pers pra‑drawing.

Penjadwalan ulang drawing juga memberi waktu lebih bagi tim‑nas untuk menyusun skuad, menguji formasi, dan mengadakan laga persahabatan. Beberapa pertandingan persahabatan dijadwalkan pada akhir 2026, termasuk pertemuan dengan tim‑nas Asia Selatan dan Asia Tenggara, sebagai bagian dari persiapan intensif.

Berbagai pihak, termasuk PSSI, menilai bahwa penempatan di Pot 4 sekaligus lokasi drawing di Riyadh memberikan peluang bagi Indonesia untuk memperlihatkan kemampuan di panggung internasional. “Kita harus mengubah status non‑unggulan menjadi momentum untuk mengejutkan lawan‑lawan besar. Penempatan ini justru dapat memacu semangat tim,” kata Sekretaris Jenderal PSSI, Erick Thohir.

Meski potensi menghadapi tim-tim kelas dunia seperti Jepang, Iran, atau Korea Selatan terlihat menakutkan, para pemain muda Indonesia tetap optimis. Mereka menekankan pentingnya kerja sama tim, disiplin taktik, dan semangat juang sebagai kunci utama untuk bertahan di grup dan berusaha melaju ke fase selanjutnya.

Dengan jadwal drawing yang kini telah ditetapkan, semua mata akan tertuju pada Riyadh pada 9 Mei 2026. Hasil undian nanti akan menuliskan peta persaingan awal Piala Asia 2027, dan menjadi acuan utama bagi Timnas Indonesia dalam menyusun strategi menghadapi lawan‑lawan berat yang mungkin ditemui.

Kesimpulannya, perubahan jadwal drawing Piala Asia 2027 menegaskan komitmen AFC untuk menyajikan turnamen yang terorganisir dengan baik. Posisi Indonesia di Pot 4 menandakan tantangan signifikan, namun juga membuka peluang bagi Garuda untuk menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing di level tertinggi Asia. Persiapan intensif, taktik yang tepat, serta semangat juang akan menjadi faktor penentu dalam upaya Indonesia menembus fase knockout dan menorehkan prestasi pada turnamen bergengsi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *