OLAHRAGA

Drama Menegangkan Betis vs Real Oviedo: Kontroversi Amrabat dan Langkah Menuju Posisi Lima

×

Drama Menegangkan Betis vs Real Oviedo: Kontroversi Amrabat dan Langkah Menuju Posisi Lima

Share this article
Drama Menegangkan Betis vs Real Oviedo: Kontroversi Amrabat dan Langkah Menuju Posisi Lima
Drama Menegangkan Betis vs Real Oviedo: Kontroversi Amrabat dan Langkah Menuju Posisi Lima

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 07 Mei 2026 | Pertandingan antara Betis dan Real Oviedo pada pekan ke-35 LaLiga menyuguhkan drama yang tak terduga. Pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk tim verdiblanco menjadi sorotan utama setelah insiden kontroversial yang melibatkan Nordin Amrabat pada menit ke-38. Insiden tersebut memicu perdebatan sengit mengenai keputusan VAR dan implikasinya terhadap disiplin pemain.

Pada menit ke-38, Amrabat melakukan tekel keras ke arah pemain Oviedo, Thiago Fernández, tepat ketika bola sudah melampaui garis batas lapangan. Wasit utama, Adrián Cordero Vega, menganggap bahwa karena bola sudah di luar permainan, tidak ada penalti yang dapat diberikan dan memutuskan untuk memberi corner kepada Betas. Keputusan ini sejalan dengan penjelasan teknis dari Komisi Teknologi Asistif (CTA) yang menegaskan bahwa faktor penentu penalti adalah status bola, bukan posisi pemain pada saat kontak.

Meskipun keputusan teknis dianggap tepat, CTA menilai bahwa tekel Amrabat seharusnya dihukum lebih berat. Menurut mereka, Amrabat mengayunkan kakinya dengan intensitas tinggi, menimbulkan torsion pada pergelangan kaki Thiago, yang berpotensi membahayakan integritas fisik lawan. Seharusnya, tindakan tersebut dikategorikan sebagai permainan kasar berat (juego brusco grave) dan layak mendapat intervensi VAR untuk merekomendasikan kartu merah.

Namun, pada saat itu VAR tidak mengintervensi, sehingga Amrabat tetap melanjutkan permainan tanpa menerima kartu kuning. Kejadian ini menimbulkan protes keras dari pihak Real Oviedo yang menuntut penalti dan sanksi disiplin bagi Amrabat. Bahkan komentator terkenal, Paco González, menyatakan bahwa “mereka berbohong ketika ada gambar yang menunjukkan sebaliknya,” menegaskan kekecewaan atas keputusan yang dianggap tidak adil.

Di luar kontroversi, performa tim Betis pada laga ini patut diapresiasi. Gol pertama tercipta berkat serangan balik cepat, diikuti dua gol tambahan yang memperlebar selisih menjadi 3-0. Kemenangan ini menambah tiga poin penting bagi Betis, yang kini berada di posisi kelima dengan 53 poin, mengukuhkan peluang mereka untuk meraih tiket Champions League, terutama jika mereka berhasil menahan tekanan dari tim-tim pesaing pada pekan selanjutnya.

Manuel Pellegrini, pelatih Betis, mengungkapkan kepuasannya atas hasil pertandingan dan menekankan pentingnya konsistensi. “Kami harus tetap fokus, terutama menjelang laga berikutnya melawan Real Sociedad. Setiap poin sangat berarti untuk mencapai tujuan lima besar,” ujar Pellegrini dalam konferensi pers pasca pertandingan.

Bergerak ke agenda berikutnya, Betis akan menghadapi Real Sociedad pada 9 Mei di Anoeta. Pertandingan tersebut menjadi kunci bagi kedua tim untuk mengamankan posisi mereka di papan klasemen. Real Sociedad, yang berada di posisi kesembilan dengan 43 poin, berupaya bangkit setelah kekalahan 0-1 dari Sevilla. Sementara Betis bertekad untuk mempertahankan momentum kemenangan tiga laga beruntun, termasuk kemenangan atas Girona dan Real Madrid.

Berikut adalah ringkasan klasemen sementara LaLiga setelah pertandingan Betis vs Real Oviedo:

Posisi Tim Poin
1 Barcelona 88
2 Real Madrid 77
3 Villarreal 68
5 Betis 53
9 Real Sociedad 43

Statistik pertandingan menunjukkan bahwa Betis mencetak total delapan gol dalam tiga pertandingan terakhir, sementara hanya kebobolan empat gol. Di sisi lain, Real Oviedo masih berjuang untuk meningkatkan efisiensi serangannya, dengan hanya mencetak tiga gol dalam lima laga terakhir.

Selain aspek taktis, insiden Amrabat mengingatkan pada pentingnya disiplin dalam permainan modern. Keputusan wasit yang menolak penalti namun tidak memberikan sanksi disiplin menimbulkan perdebatan tentang konsistensi penerapan aturan. Hal ini dapat mempengaruhi persepsi publik terhadap keadilan kompetisi, terutama menjelang fase penutup liga yang penuh tekanan.

Secara keseluruhan, pertandingan Betis vs Real Oviedo tidak hanya memberikan tiga poin bagi Verdiblancos, tetapi juga menambah bahan diskusi tentang peran VAR dan penegakan disiplin. Kedepannya, Betis harus menjaga konsistensi performa dan mengelola tekanan dari lawan-lawan kuat, sementara Real Oviedo perlu memperbaiki pertahanan dan memanfaatkan peluang yang ada untuk bangkit kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *