OLAHRAGA

Cahya Supriadi, Sang Penyelamat Penalti PSIM, Siap Guncang Pintu Timnas di Piala AFF 2026

×

Cahya Supriadi, Sang Penyelamat Penalti PSIM, Siap Guncang Pintu Timnas di Piala AFF 2026

Share this article
Cahya Supriadi, Sang Penyelamat Penalti PSIM, Siap Guncang Pintu Timnas di Piala AFF 2026
Cahya Supriadi, Sang Penyelamat Penalti PSIM, Siap Guncang Pintu Timnas di Piala AFF 2026

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 02 Mei 2026 | Di tengah persaingan ketat BRI Super League 2025/2026, nama Cahya Supriadi semakin bersinar sebagai kiper andalan Laskar Mataram. Penampilan impresifnya, terutama dua penyelamatan penalti beruntun, menjadikannya “tembok terakhir” PSIM Yogyakarta pada pekan-pekannya yang kritis.

Penjaga gawang berusia 23 tahun ini menunjukkan refleks luar biasa pada laga melawan Persija Jakarta, di mana ia berhasil menepis tendangan Maxwell Souza. Sebelumnya, pada pertandingan melawan Persita Tangerang, ia juga menepis eksekusi Marc Klok. Kedua aksi tersebut tidak hanya mengamankan poin imbang 1-1, melainkan menegaskan reputasinya sebagai spesialis penalti di tingkat liga domestik.

Statistik musim ini menguatkan klaim tersebut. Berikut ringkasan performa Cahya Supriadi di BRI Super League:

Parameter Nilai
Pertandingan Dibuka 28
Clean Sheets 8
Kebobolan 37
Penalti Diselamatkan 3

Selain statistik, kontribusi individu Cahya belum cukup mengangkat hasil kolektif PSIM yang masih berjuang keluar dari zona negatif. Tim masih mencatatkan sejumlah kekalahan dan hasil imbang yang menurunkan posisi klasemen. Namun, kehadiran Cahya memberi dimensi defensif baru yang dapat menjadi fondasi perbaikan tim ke depan.

Pengakuan atas performanya tidak berhenti di level klub. Pada 28 April 2026, pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, secara resmi memanggil 23 pemain, termasuk Cahya Supriadi, untuk mengikuti pemusatan latihan di Jakarta menjelang Piala AFF 2026. Pemanggilan ini menjadi peluang emas bagi kiper muda untuk belajar dari senior seperti Nadeo Argawinata dan Muhammad Riyandi, sekaligus bersaing memperebutkan posisi utama di bawah mistar gawang Garuda.

Dalam wawancara singkat, Cahya menegaskan sikap realistis namun ambisiusnya. Ia menyatakan tidak menaruh ekspektasi berlebihan, namun bertekad memanfaatkan setiap kesempatan latihan untuk meningkatkan kualitas. “Saya akan belajar dari senior, namun saya juga siap bekerja keras sampai mendapatkan posisi nomor satu,” ujar ia dengan keyakinan.

Panggilan ke timnas datang pada fase penting musim domestik. PSIM tengah berada pada putaran pertama liga, dan keberadaan Cahya di tengah skuad nasional dapat menambah kepercayaan diri saat kembali beraksi bersama klub. Statistiknya yang mencatat tiga penyelamatan penalti musim ini menjadi nilai jual utama dalam persaingan kiper di timnas, di mana situasi satu lawan satu menjadi faktor penentu.

John Herdman, yang baru saja memimpin Timnas Indonesia dalam serangkaian laga persahabatan, menekankan pentingnya kedalaman posisi kiper. Ia menilai Cahya sebagai salah satu talenta muda yang patut dipertimbangkan, terutama mengingat kebutuhan taktik tim yang mengandalkan pertahanan solid dalam turnamen singkat Piala AFF.

Jika Cahya berhasil menembus skuad utama, ia akan bergabung dengan pemain-pemain muda lain seperti Hokky Caraka, Yano Putra, dan Kadek Arel Priyatna, yang juga menunjukkan performa konsisten di liga. Kombinasi energi muda dan pengalaman senior diharapkan dapat mengangkat kualitas timnas menjelang kompetisi regional.

Piala AFF 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung 24 Juli hingga 26 Agustus 2026, dengan Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang playoff antara Brunei Darussalam atau Timor Leste. Kesempatan bagi Cahya untuk tampil di panggung internasional tidak hanya meningkatkan profil pribadi, namun juga memberikan kontribusi strategis bagi Tim Garuda.

Secara keseluruhan, perjalanan Cahya Supriadi selama musim ini mencerminkan evolusi seorang kiper muda yang berhasil mengubah momen krusial menjadi sorotan. Dari penyelamatan penalti beruntun hingga panggilan ke timnas, ia kini berada pada jalur yang tepat untuk menjadi sosok kunci dalam upaya Indonesia merebut gelar Piala AFF 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *