Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 02 Mei 2026 | Pembalap muda asal Gunungkidul, Veda Ega Pratama, kembali mengukir prestasi gemilang pada seri keempat Moto3 musim 2026 yang digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol. Mengendarai motor Honda NSF250RW bersama Honda Team Asia, Veda berhasil menembus posisi keenam setelah memulai balapan dari grid start yang kurang menguntungkan, yakni urutan ke-17.
Sejak lampu start menyala, Veda langsung menampilkan agresivitas yang menjadi ciri khasnya. Dalam lima lap pertama ia berhasil menembus zona top‑10, menyalip beberapa pembalap sekaligus dan menunjukkan kemampuan overtaking yang luar biasa. Pada pertengahan lomba (lap ke‑19) kecepatannya semakin stabil, memungkinkan ia bersaing ketat dengan pembalap-pembalap di grup depan.
Keunggulan utama Veda di Jerez terletak pada catatan top speed tercatat resmi sebesar 222,2 km/jam. Rekor ini melampaui catatan sebelumnya yang dipegang oleh Eddie O’Shea dan Adrian Cruces (221,7 km/jam), sekaligus mematahkan rekor lama Daniel Holgado (221,3 km/jam). Pencapaian kecepatan tertinggi ini menegaskan Veda sebagai rider tercepat di kelas Moto3 pada lintasan 4,4 km tersebut.
Berikut rangkaian prestasi Veda Ega Pratama di empat seri awal Moto3 2026:
- P5 di Seri Thailand
- P3 di Seri Brasil
- P6 di Seri Jerez (Spanyol)
Dengan total 37 poin, Veda kini memimpin klasemen sementara Rookie of the Year dan berada di peringkat keenam klasemen pembalap secara keseluruhan. Konsistensi ini menjadi bukti bahwa pembalap muda Indonesia mampu bersaing secara serius di panggung internasional.
Tim Honda Team Asia mengakui peran penting penyesuaian teknis dalam pencapaian ini. Tim meningkatkan setting suspensi, distribusi bobot, dan manajemen ban yang memungkinkan Veda menjaga grip optimal hingga lap terakhir. Strategi khusus pada tikungan terakhir—memanfaatkan momentum keluar tikungan untuk akselerasi maksimal—menjadi faktor kunci dalam mencetak top speed tersebut.
Media internasional, termasuk portal otomotif Inggris Crash.net, memberikan pujian tinggi. Mereka menilai Veda sebagai rookie paling mengesankan, mencatat bahwa ia menyalip 11 pembalap dan menyelesaikan balapan 19 lap dengan posisi keenam. Pengakuan ini menambah popularitas Veda di kalangan penggemar Moto3 dunia.
Setelah menutup sesi Jerez dengan hasil positif, fokus Veda kini beralih ke seri berikutnya yang akan berlangsung di Sirkuit Le Mans, Prancis, pada 10 Mei 2026. Tantangan di lintasan 4,2 km tersebut diprediksi berbeda, namun dengan momentum dari Jerez, Veda optimistis dapat kembali meraih poin maksimal atau bahkan podium.
Perjalanan Veda tidak lepas dari pengalaman pahit di seri Amerika sebelumnya, di mana ia mengalami kegagalan finis. Namun, semangat bangkit dan kerja keras membawanya kembali ke jalur kemenangan di Jerez. Keberhasilan ini tidak hanya membanggakan Indonesia, tetapi juga membuka peluang bagi pembalap muda Tanah Air untuk menembus level tertinggi MotoGP di masa depan.
Secara keseluruhan, penampilan Veda Ega Pratama di Moto3 Spanyol menunjukkan kombinasi antara bakat alami, persiapan teknis yang matang, dan mental juara. Dengan dukungan tim, sponsor, dan dukungan publik Indonesia yang terus mengalir, Veda berada pada posisi yang tepat untuk menjadi bintang baru Moto3 dan berpotensi melaju ke kelas Moto2 serta MotoGP pada musim-musim mendatang.











