OLAHRAGA

Drama Penalty Fabinho Bawa Al Ittihad ke Perempat Final ACL Elite: Kemenangan Epik di Jeddah

×

Drama Penalty Fabinho Bawa Al Ittihad ke Perempat Final ACL Elite: Kemenangan Epik di Jeddah

Share this article
Drama Penalty Fabinho Bawa Al Ittihad ke Perempat Final ACL Elite: Kemenangan Epik di Jeddah
Drama Penalty Fabinho Bawa Al Ittihad ke Perempat Final ACL Elite: Kemenangan Epik di Jeddah

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 15 April 2026 | Jeddah – Pada Selasa, 15 April 2026, stadion King Abdullah Sports City menjadi saksi laga sengit antara Al Ittihad dan Al Wahda dalam babak perempat final AFC Champions League Elite. Pertandingan berakhir 1-0 untuk Al Ittihad setelah tambahan waktu, berkat tendangan penalti menaklukkan Fabinho pada menit ke‑130.

Sejak peluit awal, tuan rumah Al Ittihad tampil agresif. Steven Bergwijn menciptakan bahaya sejak menit pertama lewat tendangan bebas yang memaksa kiper Al Wahda, Predrag Rajković, melakukan penyelamatan penting. Di sisi lain, Stephane Keller hampir mencetak gol lewat sundulan yang melenceng ke samping gawang. Al Wahda pun tidak tinggal diam; mereka melancarkan serangan balik cepat yang memaksa Rajković beraksi setelah Hassan Kadesh hampir menciptakan peluang berbahaya.

Babak pertama ditutup tanpa gol, namun intensitas pertandingan terus meningkat. Di menit ke‑38, Abdulla Hamad hampir memberi keunggulan bagi Al Wahda setelah memanfaatkan celah pertahanan, namun tendangannya diblokir oleh Rajković. Pada babak kedua, Christian Benteke tampak akan mencetak gol pertama Al Ittihad, namun wasit membatalkan gol tersebut karena terjadi pelanggaran pada kiper lawan.

Kesempatan demi kesempatan terus bergulir, termasuk tembakan melambung dari kepala Facundo Kruspzky yang meleset di atas mistar. Di akhir waktu reguler, Danilo Pereira melepaskan tembakan keras yang meleset tipis ke tiang gawang, memaksa pertandingan melaju ke perpanjangan waktu.

Perpanjangan waktu menampilkan drama paling menegangkan. Pada menit ke‑123, Sasa Ivkovic menjatuhkan Abdulrahman Al‑Obud di dalam kotak penalti, memaksa wasit Ilgiz Tantashev memberikan tendangan penalti kepada Al Ittihad. Fabinho, mantan gelandang Liverpool yang kini menjadi kapten tim, mengeksekusi penalti dengan tenang pada menit ke‑130. Tendangan itu menembus sudut atas gawang, memastikan kemenangan 1-0 bagi Al Ittihad dan meloloskan mereka ke perempat final berikutnya melawan Machida Zelvia dari Jepang.

Sergio Conceição, pelatih Al Ittihad, memuji ketangguhan timnya. “Ini adalah pertandingan yang sangat sulit dan seimbang. Kami menciptakan peluang dan lebih berbahaya di lini depan, namun lawan kami sangat disiplin secara defensif. Saya sangat bangga dengan pemain‑pemain kami,” ujarnya setelah laga usai.

Berita baik tidak hanya datang dari Al Ittihad. Di laga lain pada Senin malam, rekan sekota Al Ittihad, Al Ahli, juga berhasil menembus perempat final setelah mengalahkan Al Duhail Qatar 1-0 lewat gol bebas spektakuler Riyad Mahrez pada menit ke‑117. Mahrez, yang menjadi bintang utama dalam penjuaraan tahun sebelumnya, kembali menunjukkan kelasnya dengan tendangan memukau yang menambah nama Al Ahli ke dalam jajaran final ACL Elite.

Berikut jadwal pertandingan lanjutan turnamen yang semua akan digelar di Jeddah:

Hari Pertandingan Waktu
Jumat, 19 Apr Al Ittihad vs Machida Zelvia 20:00
Jumat, 19 Apr Al Ahli vs Johor Darul Ta’zim 22:30
Kamis, 25 Apr Semifinal (pemenang Al Ittihad/Machida) vs pemenang Al Ahli/JDT 21:00
Senin, 25 Apr Final AFC Champions League Elite 19:00

Keberhasilan Al Ittihad dan Al Ahli menegaskan dominasi Liga Pro Saudi (Roshn Saudi League) di kancah Asia. Kedua klub ini tidak hanya membawa kebanggaan bagi Jeddah, tetapi juga menambah ekspektasi tinggi akan kemungkinan meraih trofi ketiga bagi Al Ittihad dalam kompetisi ini.

Para pendukung yang hadir di stadion memberikan sorakan bergemuruh sepanjang pertandingan, menciptakan atmosfer yang mendukung performa pemain. Fabinho mengakui peran penting suporter dalam menahan tekanan pada momen krusial. “Suporter selalu menjadi sumber energi bagi kami. Tanpa mereka, mengeksekusi penalti di menit ke‑130 akan jauh lebih menakutkan,” katanya.

Dengan kemenangan ini, Al Ittihad kini menatap peluang besar untuk menambah koleksi trofi klub. Jika mereka dapat melanjutkan performa solid seperti pada fase grup dan babak 16 besar, harapan untuk kembali meraih gelar Asia kembali menguat. Seluruh mata kini tertuju pada Jeddah, tempat semua laga knockout turnamen akan berlangsung dalam beberapa hari mendatang.

Secara keseluruhan, drama penalti Fabinho menambah catatan sejarah klub dan memberikan alasan bagi para penggemar untuk terus mendukung tim kesayangan mereka hingga akhir turnamen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *