Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 01 Mei 2026 | Pertandingan pekan ke-30 Super League 2025-2026 yang digelar pada 30 April 2026 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung, menyuguhkan aksi menegangkan antara Bhayangkara FC dan Persib Bandung. Setelah tertinggal 0-2 pada menit-menit awal, Maung Bandung berhasil melakukan remontada luar biasa dan mengamankan kemenangan 4-2. Di balik keberhasilan tersebut, pelatih asal Kroasia, Bojan Hodak, memberikan penilaian tajam serta motivasi penting bagi skuadnya.
Gol pertama Bhayangkara datang melalui Henri Doumbia pada menit ke-6, diikuti oleh Moussa Sidibe pada menit ke-26, membuat Persib berada di bawah tekanan berat. Federico Barba menyelamatkan Persib dengan gol balasan pada menit 45+2, memperkecil selisih menjadi 1-2 menjelang jeda. Namun, menurut Bojan Hodak, fase pertama pertandingan menunjukkan “cara yang salah” dalam menerapkan taktik yang telah disepakati bersama.
“Kami memulai pertandingan dengan cara yang salah, tidak melakukan apa yang telah kami sepakati untuk tidak dilakukan,” tegas Hodak di ruang ganti. “Kami memberi mereka banyak ruang untuk serangan balik, mirip dengan apa yang kami alami pada laga sebelumnya.” Ia menambahkan bahwa timnya baru mampu bermain efektif setelah lawan mencetak dua gol, menandakan perlunya perbaikan mental dalam fase awal.
Pada babak kedua, perubahan taktik dan semangat juara mulai terlihat. Layvin Kurzawa, yang baru bergabung dari Paris Saint-Germain, memberikan umpan silang akurat yang disundul keras oleh Berguinho, menyamakan kedudukan 2-2 pada menit ke-48. Beckham Putra kemudian mencetak gol penentu pada menit ke-60, memimpin Persib ke keunggulan 3-2. Gol terakhir datang dari Adam Alis dua menit sebelum waktu normal berakhir, menutup skor 4-2.
Kapten tim, Marc Klok, mengungkapkan suasana ruang ganti sebelum babak kedua. “Coach Bojan sampai teriak, dia marah, jika Anda ingin jadi juara Anda harus tunjukkan bahwa Anda pantas mendapatkannya,” kata Klok. Ia menekankan bahwa kemarahan pelatih berfungsi sebagai pemicu semangat pemain untuk bangkit kembali.
Setelah pertandingan, Bojan Hodak menegaskan bahwa tiga poin tersebut sangat penting untuk mengembalikan Persib ke puncak klasemen setelah sempat terdesak oleh Borneo FC Samarinda. “Secara keseluruhan bagus, tiga poin, dan kami bisa fokus pada pertandingan berikutnya,” ujar Hodak. Ia juga menyoroti bahwa timnya belum terpengaruh oleh hasil rival, menyatakan sikap tenang terhadap posisi Borneo yang kini memimpin.
Berikut rangkuman poin-poin penting yang disampaikan oleh Bojan Hodak setelah laga:
- Kesalahan taktik pada 15 menit pertama menimbulkan ruang bagi Bhayangkara.
- Tim hanya mulai menguasai permainan setelah ketertinggalan 2-0.
- Perubahan mental pada babak kedua berkat motivasi keras pelatih.
- Kemenangan penting untuk peringkat klasemen, menambah 69 poin Persib.
- Fokus tetap pada empat laga akhir musim: PSIM Yogyakarta, Persija Jakarta, PSM Makassar, dan Persijap Jepara.
Dengan empat pertandingan tersisa, Persib bertekad mempertahankan performa impresif ini. Bojan Hodak menegaskan bahwa konsistensi dan mental juara menjadi kunci utama untuk merebut gelar akhir musim. Ia menutup dengan pernyataan optimis: “Kami akan terus memberikan yang terbaik, karena setiap poin sangat berharga dalam perjuangan menuju gelar.”











