Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 15 Agustus 2026 | Susi Pudjiastuti, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, dikenal sebagai pejuang kebijakan kelautan berkelanjutan. Ia telah menyampaikan kritik tajam terhadap berbagai kebijakan pengelolaan sumber daya alam yang dinilainya melenceng jauh dari prinsip keberlanjutan.
Salah satu kritiknya adalah terkait ekspor benih lobster yang dinilai merugikan nelayan dan mengganggu ekosistem laut. Ia menyoroti bahwa kekayaan laut Indonesia merupakan sumber daya alam yang dapat diperbarui secara alami, tetapi pemanfaatan potensinya memerlukan regulasi yang ketat dan tata kelola bertanggung jawab.
Susi juga menyoroti pertambangan dan pembalakan yang mengabaikan dampak ekologis serta meningkatkan risiko bencana. Ia mendesak pemerintah mengevaluasi pengelolaan sumber daya alam berdasarkan keberlanjutan dan Pasal 33 UUD 1945.
Sebagai seorang yang peduli dengan lingkungan dan keberlanjutan, Susi Pudjiastuti terus menyuarakan kritiknya terhadap kebijakan yang tidak ramah lingkungan. Ia berharap bahwa pemerintah dapat mengambil langkah-langkah yang lebih serius dalam mengelola sumber daya alam dengan berkelanjutan.
Dalam perayaan ulang tahun ke-90 rohaniwan Romo Franz Magnis Suseno, Susi Pudjiastuti menyampaikan pidato kebudayaan yang menekankan pentingnya keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya alam. Ia berharap bahwa kesadaran akan pentingnya keberlanjutan dapat meningkat di kalangan masyarakat dan pemerintah.
Sebagai mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti memiliki pengalaman dan pengetahuan yang luas tentang pengelolaan sumber daya alam. Ia terus berjuang untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan dan mengkritik kebijakan yang tidak ramah lingkungan.
Dalam kesimpulan, Susi Pudjiastuti adalah seorang pejuang kebijakan kelautan berkelanjutan yang terus menyuarakan kritiknya terhadap kebijakan yang tidak ramah lingkungan. Ia berharap bahwa pemerintah dapat mengambil langkah-langkah yang lebih serius dalam mengelola sumber daya alam dengan berkelanjutan.







