Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 10 Agustus 2026 | Liverpool mengalami kekalahan kedua secara berturut-turut dalam pertandingan persahabatan pra-musim, setelah sebelumnya dikalahkan Leeds United dengan skor 4-2. Kali ini, mereka kalah dari AS Monaco dengan skor 3-2.
Pelatih Andoni Iraola tampaknya masih harus bekerja keras untuk memperbaiki pola permainan timnya, terutama dalam menjaga keunggulan. Dalam dua pertandingan terakhir, Liverpool gagal mempertahankan keunggulan 2-0 mereka, yang berakhir dengan kekalahan.
Dalam pertandingan melawan Leeds, Liverpool unggul 2-0 pada babak pertama, tetapi gagal mempertahankannya dan kalah 4-2. Pertandingan melawan AS Monaco juga berakhir dengan skor yang sama, di mana Liverpool unggul 2-0, tetapi Monaco berhasil menyamakan kedudukan dan memenangkan pertandingan dengan skor 3-2.
Iraola mengakui bahwa pola permainan timnya masih belum stabil, terutama dalam menjaga keunggulan. Ia berharap bahwa timnya dapat memperbaiki pola permainan dan memenangkan pertandingan-pertandingan berikutnya.
Dalam pertandingan melawan AS Monaco, Liverpool memulai dengan baik, dengan Alexander Isak dan Florian Wirtz mencetak gol pada babak pertama. Namun, Monaco berhasil menyamakan kedudukan pada babak kedua, dengan Aleksandr Golovin dan Mika Biereth mencetak gol. Paris Brunner kemudian mencetak gol kemenangan untuk Monaco pada menit ke-88.
Iraola mengaku bahwa timnya masih belum memiliki ketajaman yang cukup dalam permainan, terutama dalam menjaga keunggulan. Ia berharap bahwa timnya dapat memperbaiki pola permainan dan memenangkan pertandingan-pertandingan berikutnya.
Untuk memperbaiki pola permainan, Iraola berencana untuk melakukan beberapa perubahan pada tim, termasuk memasukkan pemain-pemain baru ke dalam starting lineup. Ia juga berharap bahwa timnya dapat memperbaiki komunikasi dan kerja sama antar pemain, sehingga dapat memenangkan pertandingan-pertandingan berikutnya.
Kesimpulan dari pertandingan ini adalah bahwa Liverpool masih memiliki pekerjaan rumah untuk memperbaiki pola permainan mereka, terutama dalam menjaga keunggulan. Dengan beberapa perubahan dan perbaikan, Iraola yakin bahwa timnya dapat memenangkan pertandingan-pertandingan berikutnya dan mencapai tujuan mereka di musim ini.











