Uncategorized

Barito Putera: Dari Paskibraka hingga Transaksi Bintang Bola

×

Barito Putera: Dari Paskibraka hingga Transaksi Bintang Bola

Share this article
Barito Putera: Dari Paskibraka hingga Transaksi Bintang Bola
Barito Putera: Dari Paskibraka hingga Transaksi Bintang Bola

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 07 Agustus 2026 | Barito Putera, sebuah nama yang mungkin tidak asing lagi di kalangan penggemar sepak bola Indonesia. Namun, di luar sepak bola, Barito Putera juga memiliki cerita menarik yang terkait dengan Paskibraka dan transaksi bintang bola. Pada tahun 2026, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Barito Timur menggelar Upacara Tantingan bagi 30 calon Peserta Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Barito Timur.

Upacara Tantingan ini merupakan tahap awal sebelum pemusatan pendidikan dan pelatihan. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk meneguhkan komitmen, disiplin, dan kesiapan mental para calon Paskibraka. Tantingan bukan sekedar seremoni, melainkan prosesi pembangunan karakter yang menanamkan nilai-nilai nasionalisme, integritas, serta tanggung jawab kepada seluruh peserta sebelum menjalani pembinaan intensif.

Seluruh peserta yang mengikuti Tantingan merupakan putera dan puteri terbaik hasil seleksi yang telah melewati berbagai tahapan penilaian. Mereka diharapkan mampu menjaga disiplin, kesehatan, serta semangat kebersamaan selama mengikuti pemusatan latihan.

Di lain sisi, Barito Putera juga terkait dengan transaksi bintang bola. Jhon Lucumi, seorang bek Kolombia, telah dikaitkan dengan kepindahan dari Bologna ke Manchester United di bursa transfer musim panas ini. The Reds Devils tidak sendiri; rival Liga Inggris lainnya, Chelsea, ikut memantau pergerakan transfer.

Sementara itu, PSIS Semarang juga masih terus datangkan pemain. Terbaru, mereka mendatangkan pemain veteran Fabiano Beltrame. Pemain naturalisasi tersebut resmi menjadi bagian dari Laskar Mahesa Jenar untuk menghadapi kompetisi Championship 2026/2027. Fabiano bukan nama asing di sepak bola Indonesia; sepanjang kariernya, ia telah memperkuat sejumlah klub besar seperti Persela Lamongan, Madura United, Persib Bandung, Persija Jakarta, Persis Solo, dan terakhir membela Barito Putera di kompetisi kasta kedua tanah air.

Meski telah menginjak usia 43 tahun, Fabiano masih mampu tampil solid. Penampilan itu juga ia tunjukkan saat jumpa PSIS sebanyak dua kali di Stadion Jatidiri Semarang musim lalu. Saat itu, ia sukses menjaga pertahanan Barito dan membuat lini serang PSIS buntu. Asisten Manager PSIS, Moch. Reza Handhika, mengatakan bahwa keputusan merekrut Fabiano tak lepas dari kualitas yang dimiliki pemain kelahiran Brazil tersebut.

Kehadiran Fabiano diharapkan mampu menambah solid lini pertahanan timnya, khususnya dalam memimpin lini belakang PSIS yang banyak dihuni pemain muda. Bergabungnya Fabiano juga semakin melengkapi komposisi lini belakang PSIS musim ini.

Kesimpulan, Barito Putera tidak hanya dikenal di kalangan sepak bola, tetapi juga memiliki kaitan dengan Paskibraka dan transaksi bintang bola. Dari upacara Tantingan hingga transaksi bintang bola, Barito Putera terus menunjukkan eksistensinya di kancah nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *