Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 07 Agustus 2026 | Legenda sepak bola Italia, Franco Baresi, telah meninggal dunia pada usia 66 tahun setelah berjuang melawan kanker paru-paru. Baresi dikenal sebagai salah satu bek terbaik sepanjang masa dan meninggalkan warisan berupa rentetan trofi bergengsi bersama AC Milan dan tim nasional Italia.
Baresi menjadi pilar lini pertahanan yang membawa AC Milan meraih enam gelar juara Serie A Italia, dua gelar juara Serie B, empat trofi Supercoppa Italiana, serta tiga gelar European Cup/UEFA Champions League. Di level internasional, Baresi memenangkan dua Piala Super Eropa, dua Piala Interkontinental, dan menjadi bagian skuad Italia juara Piala Dunia 1982 tanpa tampil.
Upacara pemakaman Baresi dihadiri oleh ribuan orang dan tokoh-tokoh besar sepak bola, termasuk Paolo Maldini, Marco van Basten, dan Roberto Baggio. Mereka semua memuji dedikasi dan ketangguhannya di lapangan hijau.
Baresi dikenal sebagai salah satu pemain bertahan terbaik sepanjang sejarah sepak bola. Ia menjabat sebagai kapten AC Milan selama 15 musim, mencatatkan total 719 penampilan dan menyumbangkan 33 gol bagi klub berjuluk Rossoneri tersebut.
Kesetiaan Baresi di San Siro membuahkan kesuksesan luar biasa. Ia berhasil mempersembahkan 18 trofi bergengsi bagi Milan, yang meliputi enam gelar juara Serie A, dua gelar juara Serie B, empat trofi Supercoppa Italiana, dan tiga gelar European Cup/UEFA Champions League.
Di level internasional, Baresi mengoleksi 81 caps bersama tim nasional Italia. Ia merupakan bagian dari skuad Azzurri yang menjuarai Piala Dunia 1982. Salah satu momen paling ikonik dalam kariernya adalah saat ia tampil sebagai kapten di final Piala Dunia 1994 melawan Brasil, meski akhirnya Italia harus kalah melalui adu penalti.
Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasinya, AC Milan mempensiunkan nomor punggung 6 miliknya segera setelah ia gantung sepatu. Pada tahun 2020, klub juga mengangkatnya sebagai Presiden Kehormatan Milan.
Upacara pemakaman yang berlangsung khidmat di Basilika Sant’Ambrogio tersebut dihadiri oleh deretan tokoh besar sepak bola. Nama-nama legendaris seperti Paolo Maldini, Marco van Basten, Clarence Seedorf, Roberto Baggio, hingga Alessandro Costacurta tampak hadir untuk melepas kepergian rekan sekaligus mentor mereka.
AC Milan supporters juga memadati jalanan kota Milan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Franco Baresi. Mereka menyanyikan lagu-lagu dan membawa bendera merah-hitam AC Milan, serta kaus berlogo nomor 6 yang ikonik.
Dalam upacara pemakaman, Luka Modrić menyebut Baresi sebagai “esensi dari klub”. Ia memuji dedikasi dan ketangguhan Baresi di lapangan hijau, serta mengenang kembali momen-momen ikonik dalam kariernya.
Kematian Franco Baresi merupakan kehilangan besar bagi dunia sepak bola. Ia meninggalkan warisan yang tak terlupakan dan akan selalu dikenang sebagai salah satu pemain bertahan terbaik sepanjang masa.











