Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 05 Agustus 2026 | Pertandingan antara Timnas Indonesia dan Vietnam di Stadion Pakansari, Bogor, berakhir dengan skor 0-3. Tiga gol Vietnam dicetak oleh Nguyen Van Vi, Nguyen Hai Long, dan Nguyen Xuan Son.
Timnas Indonesia yang berpeluang menyegel tiket semifinal dengan kemenangan justru tertinggal oleh gol cepat Vietnam. Skuad Vietnam hanya membutuhkan waktu enam menit untuk mencetak gol.
Nguyen Van Vi yang menerima umpan dari rekan setimnya sukses menaklukkan kiper Nadeo Argawinata. Sontekan Nguyen Van Vi bersarang di tiang dekat dan membawa Vietnam unggul 1-0.
Tertinggal satu gol membuat anak asuh John Herdman meningkatkan tekanan. Mitchell Baker sempat mendapatkan peluang beberapa menit setelah gol pertama Vietnam. Baker menerima umpan di kotak penalti dan melepaskan tembakan. Namun, tembakan Baker yang berada dalam tekanan bek lawan dapat dimentahkan kiper Vietnam.
Terlalu fokus menyerang justru membuat skuad Garuda kembali kebobolan pada menit ke-15. Anak asuh Kim Sang-sik mencetak gol kedua dengan memanfaatkan garis pertahanan tinggi Indonesia. Bek Vietnam yang merebut bola dari penguasaan Indonesia mengirim umpan jauh yang dikejar Nguyen Hai Long.
Berlari dari area pertahanan sendiri, pemain sayap Vietnam tersebut mengirim tembakan ke tiang dekat yang gagal diantisipasi Nadeo Argawinata. Skor 0-2 bertahan hingga turun minum.
Kendati Timnas Indonesia cenderung dominan dalam penguasaan bola, Vietnam menciptakan lebih banyak peluang berbahaya dan unggul dua gol.
Hasil ini membuat Vietnam selangkah lagi menjadi tim pertama yang lolos ke babak semifinal ASEAN Championship 2026 sebagai perwakilan dari Grup A. Kemenangan atas Indonesia membawa Timnas Vietnam untuk sementara berada di puncak klasemen Grup A dengan tujuh poin, unggul selisih gol dari Singapura yang berada di peringkat kedua.
Timnas Indonesia harus memperbaiki strategi dan meningkatkan performa jika ingin melanjutkan perjuangan di Piala AFF 2026.
Kesimpulan dari pertandingan ini adalah bahwa Timnas Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah yang besar untuk meningkatkan kualitas permainan dan strategi jika ingin bersaing dengan tim-tim kuat seperti Vietnam di kancah sepak bola Asia Tenggara.











