Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 04 Agustus 2026 | Gempa bumi dengan kekuatan 7,1 skala Richter telah menghantam Prefektur Kumamoto di Jepang, menyebabkan kerusakan parah dan korban jiwa. Salah satu lokasi yang paling parah terkena dampak adalah Aeon Mall Kumamoto, di mana terjadi ledakan yang menewaskan beberapa orang.
Menurut laporan, ledakan tersebut terjadi beberapa menit setelah gempa bumi, ketika beberapa karyawan masih berada di dalam mall untuk mengamankan aset dan uang. Kurumi Otake, seorang karyawan berusia 22 tahun, merupakan salah satu korban yang meninggal setelah diminta kembali ke dalam mall untuk mengambil uang dari kasir.
Keluarga Otake sangat terpukul oleh kejadian ini dan menuntut pertanggungjawaban dari pihak perusahaan. Mereka menyatakan bahwa kematian Otake bisa dicegah jika saja perusahaan tidak meminta dia kembali ke dalam mall yang sudah rusak.
Gempa Kumamoto juga menyebabkan kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum, termasuk rumah-rumah dan bangunan-bangunan lainnya. Pemerintah setempat telah mengumumkan keadaan darurat dan melakukan upaya evakuasi serta bantuan kemanusiaan.
Sementara itu, perusahaan AEON Biopharma telah mengumumkan bahwa mereka telah memenuhi standar listing NYSE American dan akan terus beroperasi dengan baik.
Kesimpulan, gempa Kumamoto telah menyebabkan dampak yang sangat parah, tidak hanya pada Aeon Mall Kumamoto tetapi juga pada masyarakat sekitar. Kita berharap bahwa upaya bantuan dan evakuasi dapat dilakukan dengan cepat dan efektif untuk mengurangi dampak bencana ini.









