OLAHRAGA

Franco Baresi Meninggal: Dunia Sepakbola Berduka dan Mengenang Legenda AC Milan

×

Franco Baresi Meninggal: Dunia Sepakbola Berduka dan Mengenang Legenda AC Milan

Share this article
Franco Baresi Meninggal: Dunia Sepakbola Berduka dan Mengenang Legenda AC Milan
Franco Baresi Meninggal: Dunia Sepakbola Berduka dan Mengenang Legenda AC Milan

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 03 Agustus 2026 | Dunia sepakbola internasional diselimuti duka mendalam atas kepergian Franco Baresi, bek tengah legendaris penentu kejayaan Timnas Italia saat menjuarai Piala Dunia FIFA 1982 sekaligus ikon abadi AC Milan. Baresi meninggal dunia pada usia 66 tahun pada Jumat, 31 Juli 2026.

Para pemain, klub papan atas dunia, hingga insan sepak bola menyampaikan belasungkawa atas kepergian sang kapten sejati. Kepergian Baresi membawa duka mendalam hingga ke Kota Pontianak, Kalimantan Barat, khususnya bagi komunitas pendukung AC Milan (Milanisti).

Fahri Ramadhan, warga Kecamatan Pontianak Kota yang juga merupakan Milanisti di Pontianak, mengungkapkan betapa besarnya pengaruh Baresi bagi generasi pencinta sepak bola. "Bagi kami Milanisti Pontianak, Franco Baresi adalah definisi sejati dari kata One Club Man. Di zaman sepak bola modern yang serba komersial, keteladanan, loyalitas, serta nomor punggung 6 miliknya akan selalu jadi pengingat bahwa dedikasi pada satu lambang di dada itu nyata," ujar Fahri.

Senada dengan Fahri, Rendy Saputra, Milanisti muda asal Pontianak Selatan, menyoroti bagaimana warisan Baresi tetap menginspirasi generasi muda. "Meskipun saya tidak mengalami masa kejayaannya secara langsung di era 80-an atau 90-an, video petunjuk taktik dan cara bertahan Baresi selalu jadi rujukan. Keanggunannya memimpin pertahanan adalah seni. Kepergian beliau benar-benar meninggalkan duka mendalam bagi kami pencinta sepak bola di daerah," kata Rendy.

Pemilik AC Milan, Gerry Cardinale, menyampaikan penghormatan khusus kepada Franco Baresi setelah legenda Rossoneri itu meninggal dunia. Cardinale memasang satu halaman penuh penghormatan untuk Baresi di harian olahraga La Gazzetta dello Sport dan surat kabar Corriere della Sera edisi Sabtu (1/8/2026).

Dalam pesannya, Cardinale mengenang sosok Baresi sebagai kapten yang menjadi representasi nilai, karakter, dan keunggulan AC Milan selama beberapa generasi. "Hari ini keluarga besar Rossoneri berduka atas kepergian kapten besar kami, Franco Baresi," tulisnya. "Selama beberapa generasi, Franco mewujudkan nilai-nilai, karakter, dan keunggulan yang mendefinisikan klub ini."

Dejan Savicevic, mantan gelandang Rossoneri, juga mengaku tidak habis pikir melihat Franco Baresi tak pernah memenangkan Ballon d'Or sepanjang kariernya. Menurut Savicevic, kegagalan sang kapten legendaris meraih penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola merupakan akibat dari pilihan para jurnalis yang memberikan suara.

Kepergian Franco Baresi meninggalkan duka mendalam bagi dunia sepak bola dan pecinta AC Milan di seluruh dunia. Warisan dan dedikasinya akan selalu dikenang sebagai simbol kesetiaan dan keunggulan dalam sepak bola.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *