Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 03 Agustus 2026 | Hagia Sophia, salah satu bangunan paling bersejarah di dunia, terletak di Istanbul, Turki. Selama lebih dari 1.400 tahun, bangunan ini telah menjadi saksi berbagai peristiwa penting yang mengubah wajah peradaban, mulai dari pusat Kekaisaran Bizantium, masa kejayaan Kesultanan Utsmaniyah, hingga Turki modern.
Keunikan Hagia Sophia tidak hanya terletak pada arsitekturnya yang megah, tetapi juga perjalanan sejarahnya yang panjang. Bangunan ini pernah berfungsi sebagai gereja, kemudian diubah menjadi masjid, sempat menjadi museum, dan kini kembali digunakan sebagai masjid.
Pembangunannya dimulai pada tahun 532 M dan selesai hanya dalam waktu sekitar lima tahun, tepatnya pada 537 M. Pada masanya, Hagia Sophia menjadi gereja terbesar di dunia dan dianggap sebagai pencapaian luar biasa dalam bidang arsitektur.
Selama hampir seribu tahun, Hagia Sophia berfungsi sebagai katedral utama Gereja Ortodoks Timur. Bangunan ini menjadi pusat kegiatan keagamaan Kekaisaran Bizantium sekaligus lokasi penobatan para kaisar.
Perubahan fungsi tersebut menjadikan Hagia Sophia sebagai salah satu bangunan paling ikonik sekaligus simbol pertemuan berbagai peradaban. Dalam perjalanannya, Hagia Sophia juga menjadi saksi bisu peristiwa-peristiwa penting lainnya, termasuk kekalahan Kekaisaran Bizantium oleh Kesultanan Utsmaniyah pada tahun 1453 M.
Hagia Sophia tetap menjadi salah satu destinasi wisata paling populer di Turki, menarik jutaan pengunjung setiap tahunnya. Keindahan arsitektur dan sejarahnya yang kaya membuat Hagia Sophia menjadi salah satu bangunan paling bersejarah dan berpengaruh di dunia.
Dalam konteks Pildun 2026, Turki telah divonis tidak lolos grup D. Namun, perhatian masyarakat tetap tertuju pada keindahan dan kekayaan sejarah bangunan-bangunan bersejarah seperti Hagia Sophia, yang terus menjadi simbol kekuatan dan keindahan peradaban.











