Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 30 Juli 2026 | Lou Koller, vokalis band Sick of It All, meninggal dunia pada usia 59 tahun setelah berjuang melawan kanker esofagus selama dua tahun. Berita duka ini disampaikan oleh band melalui akun Instagram resmi mereka.
Lou Koller mendirikan Sick of It All pada 1986 bersama saudaranya, Pete Koller. Mereka mengawali karier lewat album Blood, Sweat and No Tears. Selama hampir empat dekade berkarier, Lou meninggalkan deretan album ikonis bersama Sick of It All serta proyek sampingan Blood from the Soul.
Pada 2024, Lou mengumumkan bahwa dokter menemukan adanya tumor ganas pada kerongkongannya yang telah meluas sampai ke area perut. Setelah pengumuman itu, Sick of It All terpaksa membatalkan tur di Eropa dan mendorong komunitas musik hardcore bersatu dengan konser amal dan donasi.
Sebenarnya, Lou sempat mengumumkan pada Mei 2025 kalau ia sudah bebas dari kanker setelah menjalani kemoterapi terakhir. Walau begitu, penyakit tersebut rupanya kembali dialami Lou beberapa bulan kemudian.
Chad Gilbert, vokalis band New Found Glory, juga mengungkapkan kesedihannya atas meninggalnya Lou Koller. Chad Gilbert yang juga sedang berjuang melawan kanker, mengungkapkan bahwa Lou Koller merupakan salah satu inspirasinya dan bahwa kematian Lou Koller sangat menyedihkannya.
Kematian Lou Koller meninggalkan kesan mendalam bagi fans dan rekan-rekannya di dunia musik. Lou Koller dikenang sebagai seorang musisi yang berdedikasi dan memiliki semangat yang luar biasa.
Perjuangan Lou Koller melawan kanker esofagus selama dua tahun telah menjadi inspirasi bagi banyak orang. Meskipun kanker telah merenggut nyawanya, namun semangat dan dedikasinya terhadap musik akan terus dikenang oleh fans dan rekan-rekannya.









