OLAHRAGA

Presiden Prabowo Subianto: Lulusan IPDN Penggerak Birokrasi Indonesia 2050, Serta Profil Pebulu Tangkis Muda Indonesia

×

Presiden Prabowo Subianto: Lulusan IPDN Penggerak Birokrasi Indonesia 2050, Serta Profil Pebulu Tangkis Muda Indonesia

Share this article
Presiden Prabowo Subianto: Lulusan IPDN Penggerak Birokrasi Indonesia 2050, Serta Profil Pebulu Tangkis Muda Indonesia
Presiden Prabowo Subianto: Lulusan IPDN Penggerak Birokrasi Indonesia 2050, Serta Profil Pebulu Tangkis Muda Indonesia

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 30 Juli 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyebut lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sebagai penggerak utama birokrasi di Indonesia pada tahun 2050. Hal ini disampaikan dalam pelantikan pamong praja muda angkatan ke-33 IPDN di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.

Menurut Presiden Prabowo, para lulusan IPDN kelak akan memegang posisi kepemimpinan strategis sebagai gubernur maupun pejabat tinggi pemerintahan saat cita-cita besar bangsa Indonesia tercapai. Ia menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi perekonomian yang sangat besar karena wilayahnya yang luas serta ditunjang oleh jumlah penduduk yang menempati posisi terbesar keempat di dunia.

Sementara itu, di dunia olahraga, khususnya bulu tangkis, Indonesia memiliki beberapa pebulu tangkis muda yang berpotensi. Salah satunya adalah Mohammad Zaki Ubaidillah, yang akrab disapa Ubed. Ubed lahir di Sampang, Jawa Timur, pada 26 Juni 2007, dan mulai bermain bulu tangkis sejak berusia lima tahun.

Ubed telah menunjukkan prestasi gemilang, baik di level junior maupun senior. Ia berhasil meraih medali emas Kejuaraan Junior Asia 2025 di sektor tunggal putra, medali emas SEA Games 2025 nomor beregu putra, serta menjadi juara Indonesia Masters Super 100 pada 2024 dan 2025. Ubed juga berhasil menjuarai Singapore International 2025 dan meraih medali perunggu Kejuaraan Dunia Junior BWF 2024.

Ubed masuk dalam daftar wakil Merah Putih yang akan berlaga di Taipei Open 2026. Ia diharapkan mampu menunjukkan performa terbaiknya di Taipei Open 2026 sekaligus menambah pengalaman di level BWF World Tour.

Di sisi lain, Jonatan Christie, pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, naik satu tingkat ke peringkat ketiga dunia. Ia mengumpulkan 89.231 poin dan bertukar posisi dengan wakil Denmark Anders Antonsen yang turun ke posisi keempat dengan 87.705 poin.

Kenaikan ini terjadi setelah Jonatan mencapai perempat final China Open 2026 di Changzhou, China. Langkah Jonatan dihentikan pemain muda Kanada Victor Lai setelah kalah dua gim langsung 14-21, 17-21.

Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah menunjukkan kemajuan yang signifikan di bidang bulu tangkis. Dengan para pebulu tangkis muda yang berpotensi seperti Ubed dan Jonatan, Indonesia diharapkan dapat terus menunjukkan performa yang baik di kancah internasional.

Presiden Prabowo Subianto berpesan kepada seluruh pamong praja muda untuk selalu memegang teguh nilai-nilai Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat di daerah. Ia juga meminta para aparatur muda birokrasi tersebut untuk senantiasa bekerja rendah hati, tidak sombong, serta mengutamakan kepentingan rakyat kecil di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

Dengan demikian, diharapkan Indonesia dapat terus maju dan berkembang di berbagai bidang, termasuk birokrasi dan olahraga. Para lulusan IPDN dan pebulu tangkis muda seperti Ubed dan Jonatan diharapkan dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi masyarakat Indonesia untuk terus berjuang dan berprestasi di bidangnya masing-masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *