Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 29 Juli 2026 | Belakangan ini, istilah kudeta sering digunakan untuk menggambarkan perubahan kekuasaan yang dramatis di berbagai negara. Mulai dari pembentukan kabinet bayangan hingga upaya makar, semua ini menunjukkan betapa kompleksnya dinamika politik di era modern.
Di Indonesia, pembentukan kabinet bayangan oleh Feri Amsari dan timnya menimbulkan kontroversi. Mereka membantah bahwa tindakan ini merupakan upaya makar, melainkan lebih kepada mengawasi negara dan memperjuangkan hak konstitusional publik. Dengan fokus pada checks and balances, kabinet bayangan ini berusaha menghimpun kekuatan politik publik tanpa memiliki landasan hukum formal.
Sementara itu, di dunia internasional, organisasi seperti Babylon dalam drama Korea A Shop For Killers 2 menunjukkan bagaimana kekuatan bayangan dapat memanfaatkan perang, politik, dan ketakutan untuk mempertahankan kekuasaan. Ini semua menunjukkan bahwa kudeta tidak selalu berarti kekerasan atau perubahan fisik, melainkan dapat pula berarti pergeseran kekuasaan melalui strategi politik yang kompleks.
Dalam konteks olahraga, persaingan di ganda putra bulu tangkis menunjukkan bagaimana kudeta dapat terjadi dalam arti yang lebih positif. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri berhasil mengalahkan Kim Won-ho/Seo Seung-jae, mematahkan aura tak terkalahkan mereka dan menunjukkan bahwa dalam dunia olahraga, kudeta dapat berarti perubahan kekuasaan yang fair dan sehat.
Terakhir, dalam konteks diplomatik, Brasil memanggil pulang duta besarnya untuk Argentina setelah Presiden Javier Milei menghina pejabat Brasil. Ini menunjukkan bahwa kudeta dapat pula berarti perubahan dalam hubungan diplomatik antarnegara, yang dapat dipengaruhi oleh pernyataan atau tindakan yang dianggap tidak hormat.
Kesimpulan dari semua ini adalah bahwa kudeta, dalam berbagai konteks, menunjukkan perubahan kekuasaan atau dinamika yang kompleks. Baik dalam politik, olahraga, maupun diplomatik, kudeta dapat terjadi melalui berbagai cara dan dengan berbagai dampak. Penting bagi kita untuk memahami dan mengikuti dinamika ini dengan bijak untuk memastikan bahwa perubahan yang terjadi membawa dampak positif bagi semua pihak yang terlibat.











