Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 29 Juli 2026 | Harga bahan bakar minyak (BBM) kembali menjadi perhatian masyarakat menjelang pergantian bulan. Banyak yang bertanya-tanya apakah PT Pertamina (Persero) akan melakukan penyesuaian harga BBM di akhir Juli 2026 atau tetap mempertahankan tarif yang berlaku sejak awal bulan.
Berdasarkan informasi dari laman resmi Pertamina Patra Niaga, hingga Selasa (28/7/2026) belum ada perubahan harga BBM. Pertamina masih mempertahankan harga yang mulai berlaku pada 1 Juli 2026 untuk seluruh jenis BBM.
Harga Pertamax Turbo masih dibanderol di kisaran Rp 19.300-Rp 20.150 per liter. Sementara itu, Dexlite dijual Rp 19.700-Rp 21.150 per liter, sedangkan Pertamina Dex dipasarkan dengan harga Rp 21.250-Rp 25.350 per liter, bergantung pada wilayah penjualan.
Sementara itu, harga Pertamax tetap berada di kisaran Rp 16.250-Rp 17.000 per liter dan Pertamax Green 95 dijual Rp 17.000 per liter. Untuk BBM bersubsidi Pertalite, harga pasaran masih dipatok Rp 10.000 per liter di seluruh wilayah Indonesia.
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menyatakan bahwa ketidakpastian global masih tinggi, sehingga harga BBM non-subsidi masih mengikuti harga pasar. Jika harga minyak dunia turun, maka penyesuaian harga juga akan dilakukan.
Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan bahwa harga BBM dan LPG subsidi tidak akan naik dalam waktu dekat. Hal ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat dan menunjang aktivitas perekonomian di pesisir.
Di sisi lain, warga Laweyan, Solo, merasakan dampak dari kenaikan BBM saat ini. Mereka harus rela antre panjang di SPBU untuk membeli Pertalite, yang harganya masih dipatok Rp 10.000 per liter.
Dalam beberapa hari terakhir, harga minyak mentah merosot tajam, yang berdampak pada harga BBM non-subsidi. Namun, pemerintah memastikan bahwa harga BBM subsidi tidak akan naik dalam waktu dekat.
Oleh karena itu, masyarakat harus tetap waspada dan menghemat penggunaan BBM. Pemerintah juga harus terus memantau harga BBM dan melakukan penyesuaian yang tepat untuk menjaga kestabilan ekonomi dan daya beli masyarakat.









