Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 27 Juli 2026 | Pertandingan Persib Bandung melawan Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat menjadi saksi lahirnya idola baru publik Bandung. Ikhwan Ali Tanamal, pemuda mungil dengan rambut bercat kuning emas, tampil agresif di sisi sayap dan membuat decak kagum bobotoh.
Bobotoh bahkan langsung menyematkan julukan “Lamine Tanamal” kepadanya, merujuk pada kemiripan gaya rambut dan kelincahannya dengan bintang muda Barcelona, Lamine Yamal. Meski baru sehari diperkenalkan secara resmi di Graha Persib, pemain nomor punggung 40 ini seolah sudah punya chemistry yang lama dengan rumput Jalak Harupat.
Ikhwan sebenarnya sudah direkrut Persib sejak era Bojan Hodak pada 2025, namun langsung dipinjamkan ke Persis Solo selama semusim demi mematangkan jam terbangnya. Kini, sekembalinya dari masa peminjaman, Ikhwan membuktikan bahwa ia bukan lagi sekadar pemain pelapis, melainkan ancaman nyata bagi lini pertahanan lawan di Super League 2026/2027.
Ikhwan lahir di Tulehu, Maluku, pada 28 Desember 2003. Ia membawa aroma kental dari desa penghasil pesepak bola jempolan di Indonesia. Memiliki tinggi badan 165 cm, pemain berusia 22 tahun ini dikenal sebagai winger atau gelandang serang yang sangat dominan menggunakan kaki kiri.
Sebelum mendarat di Bandung, Ikhwan mengasah bakatnya di PPLP Bogor dan Diklat Ragunan, sebelum akhirnya promosi ke tim senior Persita Tangerang. Bersama Pendekar Cisadane di musim 2024/2025, ia mencatatkan statistik yang cukup menjanjikan dengan 20 penampilan dan sumbangan 3 assist.
Persib Bandung nampaknya sangat serius memagari talenta muda ini. Ikhwan diikat kontrak jangka panjang hingga 31 Mei 2028. Pelatih Igor Tolic pun memberikan apresiasi tinggi terhadap etos kerja sang pemain di lapangan.
“Ya saya memainkannya karena kita melihat dalam dua minggu terakhir ini bahwa dia sangat, sangat bagus saat bermain bersama Barros,” ujar pelatih Persib Bandung Igor Tolic mengomentari performa anak asuhnya tersebut.
Tolic memproyeksikan Ikhwan untuk menambah kedalaman skuad, terutama dalam membantu transisi dari lini belakang ke lini serang, mirip dengan peran yang sering dijalankan oleh Beckham Putra atau Febri Hariyadi. Dengan durasi kontrak yang masih panjang hingga 2028, Ikhwan Tanamal diprediksi akan menjadi bagian penting dari dinasti masa depan Pangeran Biru di kancah sepak bola nasional.
Kedatangan Ikhwan juga menambah kekuatan lini depan Persib. Pemain muda ini siap bersaing dengan pemain lain untuk memperebutkan posisi utama di tim. Dengan kemampuan dan etos kerja yang baik, Ikhwan Tanamal diyakini akan menjadi idola baru bobotoh dan membantu Persib meraih kesuksesan di masa depan.











