Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 25 Juli 2026 | Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil menembus semifinal China Open 2026. Kepastian itu didapat setelah unggulan kedua tersebut mengalahkan pasangan Korea Selatan Kang Min-hyuk/Ki Dong-ju dengan skor 21-15, 21-13 pada perempat final di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Jiangsu, Jumat (24/7/2026).
Kemenangan tersebut menjaga asa Indonesia di turnamen BWF World Tour Super 1000 itu. Pada semifinal yang akan berlangsung Sabtu (25/7/2026), Fajar/Fikri dijadwalkan menghadapi unggulan pertama asal tuan rumah, Liang Wei Keng/Wang Chang.
Fajar mengaku bersyukur dapat melewati laga yang tidak mudah meski menang dalam dua gim langsung. Menurut dia, pasangan Korea memberikan perlawanan sengit dengan pertahanan yang solid sehingga beberapa peluang untuk mematikan lawan berhasil digagalkan.
Di luar kancah olahraga, beberapa peristiwa penting juga terjadi. Nvidia, Microsoft, dan beberapa raksasa teknologi lainnya mendukung model AI open-source. Mereka mengeluarkan surat terbuka kepada para pembuat kebijakan untuk tidak melarang model AI open-source.
Di bidang matematika, dua ilmuwan China, Deng Yu dan Wang Hong, membuat sejarah dengan memenangkan Medali Fields 2026, yang sering disebut sebagai “Nobel” dalam matematika. Mereka berbagi penghargaan dengan John Pardon dari Amerika Serikat dan Jacob Tsimerman dari Kanada.
Dalam beberapa bulan terakhir, pertukaran pemuda antara Taiwan dan China daratan juga menunjukkan hubungan yang erat. Pemuda dari kedua sisi Selat Taiwan berpartisipasi dalam kegiatan pertukaran dan mengembangkan persahabatan.
China Open 2026 tidak hanya tentang olahraga, tetapi juga tentang teknologi, matematika, dan pertukaran budaya. Semua ini menunjukkan bahwa China terus bergerak maju dalam berbagai aspek dan mempertahankan posisinya di kancah internasional.











