Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 23 Juli 2026 | Presiden FIFA Gianni Infantino baru-baru ini menjadi sorotan karena kemungkinan besar dia akan menjadi calon Sekretaris Jenderal PBB. Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, telah mengusulkan nama Infantino untuk posisi tersebut. Infantino dikenal karena kemampuannya dalam memimpin organisasi sepak bola dunia dan membawa orang-orang bersama.
Infantino telah menjabat sebagai Presiden FIFA sejak 2016 dan telah melakukan beberapa reformasi dalam organisasi tersebut. Ia juga dikenal karena kemampuannya dalam membangun hubungan dengan pemimpin dunia dan mempromosikan sepak bola sebagai alat untuk mempromosikan perdamaian dan kesadaran global.
Namun, kemungkinan Infantino menjadi Sekretaris Jenderal PBB juga menuai kontroversi. Beberapa pihak khawatir bahwa latar belakang Infantino dalam sepak bola tidak cukup untuk mempersiapkannya menghadapi tantangan-tantangan yang dihadapi oleh PBB.
Sementara itu, Infantino juga terlibat dalam kontroversi lainnya terkait dengan pengaruhnya dalam sepak bola. Ia telah dikritik karena campur tangannya dalam pengambilan keputusan sepak bola, terutama dalam kasus Folarin Balogun, pemain sepak bola Amerika Serikat yang telah dihukum karena melakukan pelanggaran dalam pertandingan Piala Dunia.
Norwegia telah mengancam untuk mengajukan keluhan resmi kepada Komite Etik FIFA karena campur tangan Trump dalam kasus Balogun. Presiden Asosiasi Sepak Bola Norwegia, Lise Klaveness, menyatakan bahwa keputusan tersebut tidak tepat dan dapat membahayakan integritas sepak bola.
Di lain pihak, CAF (Konfederasi Sepak Bola Afrika) telah mengumumkan bahwa Nigeria akan menjadi tuan rumah Sidang Umum CAF pada November mendatang. CAF Presiden Patrice Motsepe menyatakan bahwa Nigeria adalah negara sepak bola yang bangga dan memiliki sejarah yang kaya dalam sepak bola Afrika.
Dalam kesimpulan, Gianni Infantino merupakan tokoh yang sangat penting dalam dunia sepak bola, namun kemungkinan besar dia menjadi calon Sekretaris Jenderal PBB masih memicu kontroversi. Sementara itu, ia juga terlibat dalam beberapa kasus kontroversial dalam sepak bola, terutama dalam pengaruhnya dalam pengambilan keputusan sepak bola.









