OLAHRAGA

Bojan Hodak Kritik Tajam Kesalahan Persib saat Imbang Dewa United

×

Bojan Hodak Kritik Tajam Kesalahan Persib saat Imbang Dewa United

Share this article
Bojan Hodak Kritik Tajam Kesalahan Persib saat Imbang Dewa United
Bojan Hodak Kritik Tajam Kesalahan Persib saat Imbang Dewa United

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 24 April 2026 | Pelatih asal Kroasia, Bojan Hodak, kembali menegaskan pandangannya setelah Persib Bandung terpaksa menahan imbang 2-2 melawan Dewa United pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Banten International Stadium pada Senin (20/4/2026) menampilkan dua gol balasan dari masing-masing tim, namun menimbulkan kegelisahan di kalangan Maung Bandung. Bojan menilai hasil tersebut mencerminkan adanya kesalahan taktik yang dapat dicegah.

Menurut Bojan, lini belakang Persib tidak bermain buruk secara kolektif. “Secara bertahan kami tidak bermain buruk, hanya saja ada satu atau dua kesalahan individu yang tidak boleh terulang,” ungkapnya dalam konferensi pers menjelang laga melawan Arema FC pada Kamis, 23 April 2026. Ia menekankan bahwa masalah utama bukanlah ketidakmampuan pemain bertahan, melainkan keputusan tim untuk terlalu membuka permainan demi menampilkan sepak bola atraktif.

Pertahanan yang terlalu terbuka menjadi celah utama yang dimanfaatkan Dewa United. Pada fase pertama, Persib menekan tinggi, namun ketika mengalihkan tekanan ke lini depan, bek‑bek mengalami kesulitan menutup ruang. Bojan menjelaskan, “Kami mulai terlalu terbuka di lini belakang karena mencoba bermain sepak bola yang indah, sehingga pertahanan meninggalkan lubang yang lawan manfaatkan.”

  • Kesalahan individu pada bek kanan yang kehilangan posisi.
  • Kurangnya penutup ruang pada lini tengah ketika serangan balik lawan.
  • Terlalu banyak pemain maju tanpa menunggu transisi kembali ke pertahanan.

Selain faktor taktik, Bojan juga menyebut kelelahan sebagai penyumbang penurunan performa. Jadwal padat menjelang akhir musim membuat beberapa pemain mengalami penurunan intensitas, terutama di lini sayap. “Semua baik, kami masih sedikit lelah, tapi akan baik-baik saja,” kata Bojan menambahkan. Ia menilai suasana tim tetap positif, namun menekankan pentingnya pemulihan yang optimal.

Statistik dua laga terakhir Persib menunjukkan kebobolan empat gol, dua di antaranya terjadi melawan Bali United dan Dewa United. Kegagalan mencetak kemenangan mengurangi selisih poin dengan pesaing terdekat, Borneo FC, yang kini hanya dua poin di belakang. Bojan menegaskan bahwa meski berada di puncak klasemen, Persib tidak boleh lengah.

Menanggapi situasi tersebut, Bojan memberikan tiga poin perbaikan utama untuk pertandingan berikutnya:

  1. Menjaga keseimbangan antara serangan dan pertahanan, khususnya mengurangi eksposur di lini belakang.
  2. Meningkatkan koordinasi antar lini melalui latihan transisi cepat.
  3. Memanfaatkan rotasi pemain untuk mengurangi kelelahan dan menjaga intensitas sepanjang 90 menit.

Dalam perspektif jangka panjang, Bojan menilai persaingan menuju gelar juara semakin ketat. Setiap poin menjadi krusial, terutama menjelang fase gugur. Ia menekankan pentingnya konsentrasi tinggi, terutama pada laga melawan Arema FC yang dijadwalkan beberapa hari kemudian. “Kami masih berada di posisi pertama, tapi tahu tidak boleh lengah,” tegas Bojan.

Persib juga diharapkan menjaga mood bagus dan motivasi tinggi, faktor mental yang tak kalah penting dalam perebutan gelar. Dengan memperbaiki kesalahan individu dan menyeimbangkan strategi, Maung Bandung dapat kembali ke jalur kemenangan dan mengamankan poin penting untuk mempertahankan puncak klasemen.

Kesimpulannya, Bojan Hodak memberikan evaluasi kritis namun konstruktif terhadap performa tim. Kesalahan taktik terbuka, kelelahan, dan beberapa kelalaian individu menjadi fokus utama yang harus diperbaiki sebelum menghadapi Arema. Jika Persib mampu mengimplementasikan saran pelatih, peluang mereka untuk meraih gelar juara di musim ini tetap terbuka lebar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *