Uncategorized

Bek Kolombia Ditembak: Ancaman Pembunuhan dan Tragedi Sepak Bola

×

Bek Kolombia Ditembak: Ancaman Pembunuhan dan Tragedi Sepak Bola

Share this article
Bek Kolombia Ditembak: Ancaman Pembunuhan dan Tragedi Sepak Bola
Bek Kolombia Ditembak: Ancaman Pembunuhan dan Tragedi Sepak Bola

Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 17 Juli 2026 | Timnas Kolombia mengalami kekecewaan setelah tersingkir dari Piala Dunia 2026. Mereka kalah dari Swiss melalui adu penalti pada babak 16 besar. Penyerang Kolombia, Jaminton Campaz, menjadi sorotan karena gagal memanfaatkan peluang emas saat babak perpanjangan waktu. Ia kemudian menerima ancaman pembunuhan yang ditujukan kepada dirinya dan keluarganya.

Federasi Sepak Bola Kolombia (FCF) mengecam tindakan tersebut dan meminta aparat segera mengusut pelakunya. FCF juga menyurati Kantor Kejaksaan Agung Kolombia untuk segera menggelar investigasi siber guna melacak identitas para pelaku di balik ancaman pembunuhan tersebut.

Campaz mengunggah foto di Instagram saat menutupi wajahnya sebagai bentuk kekecewaan. Ia juga mengajak masyarakat tetap menghormati para pemain meski hasil pertandingan tidak sesuai harapan. "Sepak bola juga terdiri dari momen-momen sulit," tulisnya.

Kasus ini kembali mengingatkan publik pada tragedi kelam sepak bola Kolombia di Piala Dunia 1994. Saat itu, bek Andres Escobar mencetak gol bunuh diri saat Kolombia kalah 1-2 dari Amerika Serikat. Beberapa hari setelah Kolombia tersingkir dan pulang ke negaranya, Escobar ditembak mati di Medellin.

FCF berharap kejadian serupa tidak terulang lagi. Mereka meminta masyarakat untuk tetap mendukung timnas Kolombia dan tidak melakukan tindakan kekerasan atau ancaman terhadap para pemain.

Dalam kesimpulan, ancaman pembunuhan terhadap Jaminton Campaz merupakan tindakan yang tidak dapat diterima. FCF dan pihak berwenang harus segera mengambil tindakan untuk melindungi para pemain dan mencegah kejadian serupa terulang lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *