Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 16 Juli 2026 | Cedera telah menjadi salah satu momok yang paling ditakuti oleh para atlet di berbagai cabang olahraga. Baru-baru ini, beberapa nama besar seperti Elkan Baggott, William Saliba, dan Keonho mengalami cedera yang cukup serius dan berpotensi menghambat karier mereka.
Elkan Baggott, bek timnas Indonesia, baru saja dilepas oleh Ipswich Town ke Millwall dengan status transfer permanen. Kepergian Elkan sekaligus mengakhiri kebersamaannya dengan klub yang telah membesarkan namanya sejak menimba ilmu di akademi Portman Road. Cedera yang dialaminya membuatnya tak pernah masuk dalam rencana utama tim dan lebih banyak dipinjamkan ke sejumlah klub demi mendapatkan menit bermain.
Sementara itu, William Saliba, bek Arsenal, mengalami cedera punggung saat Prancis kalah 0-2 dari Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026. Ia harus ditarik keluar pada menit ke-29 dan digantikan oleh Maxence Lacroix. Cedera Saliba membuat lini pertahanan Les Bleus kehilangan salah satu pilar utamanya.
Keonho, member grup K-Pop Cortis, juga mengalami cedera tangan yang cukup serius sehingga harus izin tidak menari di konser tur dunia perdana Cortis. Ia didiagnosis patah tulang di sekitar jari kelingking dan harus menggunakan alat pelindung di bagian yang cedera.
Cedera bukan hanya menghambat karier atlet, tetapi juga berdampak pada kesehatan dan mental mereka. Oleh karena itu, para atlet harus selalu menjaga kesehatan dan keselamatan mereka dengan melakukan pemanasan dan peregangan sebelum berolahraga, serta mengikuti saran dari pelatih dan dokter.
Di sisi lain, HYROX, salah satu olahraga yang sedang tren, juga memiliki intensitas yang tinggi dan berpotensi memicu cedera jika tidak dilakukan dengan benar. Oleh karena itu, para atlet harus selalu memperhatikan teknik dan keselamatan mereka saat melakukan olahraga ini.
Dalam beberapa kasus, cedera juga bisa disebabkan oleh kecelakaan yang tidak terduga, seperti yang dialami oleh adik Keisya Levronka, Lexi Valleno, yang mengalami cedera serius akibat terjatuh dari lantai enam gedung Universitas Tarumanagara.
Dalam menghadapi cedera, para atlet harus selalu menjaga mental dan motivasi mereka untuk kembali berolahraga dan menggapai impian mereka. Dengan melakukan rehabilitasi yang tepat dan mengikuti saran dari dokter, para atlet dapat kembali berolahraga dengan baik dan menghindari cedera di masa depan.
Kesimpulan, cedera adalah salah satu momok yang paling ditakuti oleh para atlet, tetapi dengan menjaga kesehatan dan keselamatan, serta melakukan rehabilitasi yang tepat, para atlet dapat kembali berolahraga dengan baik dan menggapai impian mereka.









