Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 16 Juli 2026 | Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 akan menjadi seri ke-18 MotoGP dari 22 seri MotoGP musim ini. Dua pembalap muda Indonesia, Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama, akan tampil pada ajang ini.
Mario Aji dan Veda Ega memilih tidak membebani diri dengan target hasil. Mereka ingin menikmati setiap sesi sepanjang akhir pekan balapan karena hal tersebut diyakini akan berdampak positif terhadap performanya di lintasan.
Veda Ega memang tidak percaya dengan fenomena “Marquez Curse” atau kutukan Marc Marquez yang ramai diperbincangkan di jagat maya. Ia menegaskan bahwa dirinya, bersama rekan senegaranya Mario Aji, sama sekali tidak terpengaruh oleh spekulasi mistis atau opini publik mengenai kegagalan beruntun sang juara dunia delapan kali tersebut di Indonesia.
Penjualan tiket untuk Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 telah mencapai Rp2,4 miliar. Kehadiran dua pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji di kelas Moto2 dan Veda Ega Pratama di Moto3, menjadi magnet utama yang mendongkrak antusiasme masyarakat menyambut event ini.
Sirkuit Mandalika yang memiliki panjang 4,31 km terletak tepat di pinggir pantai, yang memberikan tantangan unik bagi setiap pembalap. Kondisi angin yang kencang dan arahnya yang sulit diprediksi menjadi variabel krusial yang bisa menyebabkan pembalap kehilangan kendali.
Mario Aji dan Veda Ega akan memanfaatkan jeda kompetisi (summer break) untuk menjalani rangkaian kegiatan promosi di Jakarta, Yogyakarta, Bali, hingga berlatih di Sirkuit Mandalika.
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dijadwalkan akan digelar pada 9-11 Oktober 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat.











