Lintas Opini – Berita Terkini, Akurat, Terpercaya – 09 Juli 2026 | Piala Dunia 2026 telah menyaksikan kejutan besar dengan gugurnya Brazil di babak 16 besar. Tim yang dipimpin oleh Carlo Ancelotti ini tidak mampu mengatasi Norway, dengan Erling Haaland mencetak dua gol pada menit-menit terakhir pertandingan. Kekalahan ini menandai akhir dari perjalanan Brazil di Piala Dunia 2026 dan memicu reaksi sedih dari pemain dan penggemar.
Matheus Cunha, bintang Manchester United, merupakan salah satu pemain kunci Brazil selama turnamen ini. Ia mengaku bahwa kekalahan ini merupakan hari terberat dalam karirnya. “Tanpa ragu, hari ini adalah hari terberat dalam hidup saya – secara profesional,” katanya. “Kami memiliki kesempatan yang tidak kami konversi, sementara mereka memiliki kesempatan dan mengkonversinya. Sulit untuk memahami semuanya, tapi sayangnya itu adalah bagian dari sepak bola. Banyak kesedihan di ruang ganti – banyak tangisan, banyak rasa sakit. Hal terburuk adalah kami telah mengecewakan banyak orang, dan itu yang paling menyakitkan.”
Keputusan Ancelotti untuk memasukkan Neymar ke dalam skuad Piala Dunia 2026 juga menjadi topik perdebatan. Meskipun Neymar adalah pemain berpengalaman dan berbakat, keputusan ini dipertanyakan karena usia dan kondisi fisiknya. Brazil akhirnya mengalami kekalahan telak dan tidak mampu melewati babak 16 besar.
Pertandingan antara Brazil dan Norway berlangsung sengit, dengan kedua tim menciptakan beberapa kesempatan gol. Namun, Erling Haaland berhasil mencetak dua gol pada menit-menit terakhir, memastikan kemenangan Norway dan mengakhiri harapan Brazil di Piala Dunia 2026.
Dalam analisis pasca-pertandingan, banyak yang menyatakan bahwa kegagalan Brazil bukan hanya karena keputusan Ancelotti, tapi juga karena kurangnya kemajuan dalam tim. Brazil telah mengalami kesulitan dalam beberapa tahun terakhir, dan kekalahan ini menandai akhir dari era pemain-pemain senior seperti Neymar.
Bagi Manchester United, kekalahan Brazil juga berarti Matheus Cunha akan segera kembali ke klub. Ini bisa menjadi berita baik bagi United, karena Cunha telah menunjukkan performa yang impresif selama Piala Dunia 2026. Namun, kekalahan Brazil tetap menjadi kejutan besar dan menandai akhir dari harapan mereka di turnamen ini.











